Berita Kabupaten Bangka

Seleksi Program Ditjen Perkebunan dan BPDPKS, 2021 Sudah Ada 4 Mahasiswa Dapat Beasiswa

Jangan lewatkan kesempatan berharga ini dalam rangka untuk meningkatkan SDM perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

Bangkapos/Arya Bima Mahendra
Ilustrasi kebun sawit yang ada di Desa Air Duren, Pemali, Bangka, Rabu (2/2/2022). 

SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkebunan Kementerian Pertanian RI bersama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) membuka kesempatan bagi lulusan SMA/SMK sederajat untuk mengikuti seleksi nasional beasiswa SDM perkebunan kelapa sawit tahun 2022.

Dari data yang ada di tahun 2021, tercatat ada empat mahasiswa asal Kabupaten Bangka yang berhasil diterima melalui program beasiswa ini untuk pendidikan vokasi D1 di Yogyakarta dan Riau.

Kabid Perkebunan Dinas Pangan dan Pertanian Bangka, Subhan mengatakan, informasi mengenai program beasiswa SDM perkebunan kelapa sawit ini sudah disebarkan juga melalui media sosial.

"Untuk jumlah kuota mahasiswa yang diterima seluruh Indonesia ada 1.000 orang, sedangkan untuk kabupaten/kota atau provinsi itu tidak ada kuota, bila peserta dinyatakan lulus tes bisa mengikuti kegiatan perkuliahan dengan biaya beasiswa dari program ini," kata Subhan, saat ditemui di kantornya, Senin (20/6).

Diakuinya, kesempatan ini dibuka Ditjen Perkebunan bersama BPDPKS kepada pekebun kelapa sawit, keluarga pekebun, pekerja perkebunan kelapa sawit, keluarga pekerja perkebunan kelapa sawit, ASN/PPPK yang bertugas dalam bidang perkelapasawitan, pengurus/anggota koperasi atau organisasi yang bergerak dalam bidang perkelapasawitan.

"Jangan lewatkan kesempatan berharga ini dalam rangka untuk meningkatkan SDM perkebunan kelapa sawit di Indonesia," ujarnya.

Ia menjelaskan, waktu pendaftaran dibuka mulai 15 Juni 2022 sampai dengan 19 Juli 2022. Kemudian, waktu finalisasi pendaftaran mulai 15 Juni 2022 sampai dengan 22 Juli 2022.

"Dengan jenjang pendidikan vokasi D1, D2, D3 dan D4 serta akademik S1. Untuk persyaratan dan jalur pendaftaran dapat diakses secara online melalui http://beasiswasdmsawit.id," ujar Subhan.

Pihaknya juga siap membantu menyiapkan tempat tes dan jaringan internet di Kantor Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Bangka bagi para peserta yang kesulitan jaringan internet saat mengikuti tes nanti.

"Para peserta yang berhasil lulus tes berhak mendapatkan fasilitas beasiswa SDM Kelapa Sawit, yakni transportasi PP ke/dari kampus, biaya pendidikan, biaya asrama/kamar kost, uang saku dan uang buku, magang di perkebunan besar, dan sertifikat kompetensi," jelasnya.

Perlu sosialisasi
Ketua Apkasindo Bangka, Jamaludin berharap, para lulusan SMA/SMK di Kabupaten Bangka bisa lebih banyak yang lulus seleksi program beasiswa SDM perkebunan kelapa sawit ini.

"Kita di Kabupaten Bangka memiliki luas perkebunan kelapa sawit yang paling besar di Kepulauan Bangka Belitung, juga perusahaan pabrik kelapa sawit sudah ada sembilan pabrik saat ini," kata Jamaludin.

Diakuinya, saat ini memang masih banyak masyarakat yang belum mengetahui adanya program beasiswa SDM perkebunan kelapa sawit ini.

"Memang masih diperlukan sosialisasi yang lebih gencar lagi, bila perlu mendatangi SMA/SMK yang daerah sentra perkebunan kelapa sawit, supaya anak-anak petani kelapa sawit bisa mengikuti program ini," ujarnya.

Menurutnya, dengan rendahnya harga TBS kelapa sawit saat ini, tentunya kemampuan para petani kelapa sawit untuk membiayai kuliah anak-anaknya juga menurun.

"Dengan adanya program ini sangatlah membantu para petani kelapa sawit untuk menguliahkan anak-anaknya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi," katanya. (edw)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved