Rudi Kurniawan Yahya: Jangan Boros Anggaran

Pihaknya, lanjut dia, sangat mendukung dan menyetujui usulan kenaikan TPP bagi ASN yang diajukan oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang

Editor: suhendri
Bangka Pos/Cepi Marlianto
Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Kota Pangkalpinang, Rudi Kurniawan Yahya. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Kota Pangkalpinang, Rudi Kurniawan Yahya, mengatakan, kenaikan tambahan penghasilan pegawai (TPP) bagi aparatur sipil negara (ASN) sebesar 20 persen bisa dilakukan asalkan tidak membebani anggaran dan kemampuan keuangan dalam posisi aman sehingga tidak melahirkan persoalan baru.

"Perhatian badan anggaran terhadap kebijakan wali kota untuk penambahan TPP ASN sebesar 20 persen, dengan catatan proyeksi kemampuan keuangan daerah dalam posisi aman," kata Rudi, Senin (22/8/2022).

Pihaknya, lanjut dia, sangat mendukung dan menyetujui usulan kenaikan TPP bagi ASN yang diajukan oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Kendati demikian, menurut Rudi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menaikkan TPP ASN, antara lain, memastikan sumber anggaran. Kenaikan TPP jangan sampai menimbulkan pemborosan anggaran.

"Selain itu, dengan adanya kenaikan TPP, maka kinerja pegawai juga harus ditunjukkan seperti dengan tingkat kehadiran, aktivitas, dan tugas pokok dan fungsi yang diperlihatkan melalui rekam jejak kinerjanya," ujar Rudi.

"Pada intinya DPRD menyetujui kenaikan TPP, dengan korelasi bahwa kemampuan keuangan daerah tidak turun dan seimbang dengan belanja untuk kepentingan masyarakat," ujarnya. (u1)

Sumber: Bangka Pos
  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved