Kabar Pangkalpinang
Harga Ayam Broiler Naik Rp5.000
Harga jual ayam broiler (ayam potong) kembali terjadi kenaikan harga di Pasar Pangkalpinang, Senin (12/9).
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Harga jual ayam broiler (ayam potong) kembali terjadi kenaikan harga di Pasar Pangkalpinang, Senin (12/9). Sebelumnya harga jual ayam ini hanya berkisar Rp30 ribu per kilogram dan saat ini Rp35 ribu per kilogram.
Diakui para pedagang, kenaikan harga ayam ini sudah terjadi selama tiga hari terakhir. Hal ini juga disebabkan karena imbas adanya kenaikaan harga BBM.
"Harga ayam memang naik tiga hari ini. Ini mungkin imbas kenaikan BBM juga karena yang jual atau ngirin ke kita butuh ongkos. Untuk harga sekarang Rp35 ribu sekilo yang bersih dan Rp30 ribu untuk yang bulat," kata Pedagang Ayam di Pasar Induk Pangkalpinang, Septa kepada Bangka Pos Group, Senin (12/9).
Ia mengatakan, daya beli masyarakat saat ini pun menurun drastis. Pasalnya Septa yang biasanya bisa menjual ayam hingga kisaran 50 kilogram sehari, namun saat ini hanya terjual di kisaran 30 kilogram sehari.
"Sekarang ekonomi lesu, timah murah, sahang murah juga. Bahan pokok mahal semua. Kita jualan pun sepi. Biasa orang beli ayam 1 kilo sekarang hanya 15 ribuan, kita jual 30 kilogram sehari pun kadang tidak habis," ungkapnya.
Septa mengungkapkan, tidak mengetahui pasti penyebab kenaikan harga ayam ini. Mengingat stok ayam yang diambil langsung dari PT terjadi kenaikan.
"Kalau stok mungkin masih normal, tetapi kita kurang tahu juga. Mungkin juga salah satunya imbas BBM naik ini juga berpengaruh, karena kan ngirimnya butuh biaya transpor," ujarnya.
Kenaikan harga jual ayam ini juga terjadi di Pasar Pagi Pangkalpinang. Hendra, pedagang ayam di Pasar Pagi mengungkapkan jika harga ayam memang kerap terjadi naik turun beberapa bulab terakhir. Namun dirinya tidak mengetahui pasti penyebab kenaikan harga ayam.
"Infonya kenaikan harga ayam ini diduga karena stok ayam yang siap dipotong mulai sedikit di PT yang ada, dan juga mungkin saat ini ada pengaruhnya dengan imbas kenaikan BBM," kata Hendra.
Meski harga ayam naik ia mengakui, penjualan daging ayam saat ini normal, mengingat harga beberapa komoditi lainnya yang turut juga terjadi kenaikan.
"Penjualan ayam saat ini hitungannya masih normal, karena memang juga pasokan ikan berkurang jadi ikan mahal banyak yang beli ayam, tapi kalau sudah di harga segini juga ada penurunan pembeli dari biasanya," ujarnya. (t3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Pedagang-sedang-memotong-dan-membersihkan-ayam-di-Pasar-Induk-Pangkalpinang.jpg)