Kabar Belitung

Buka Kembali Bandara Rute Internasional

Pemerintah Kabupaten Belitung mengupayakan pembukaan kembali rute penerbangan internasional di Bandara Internasional HAS Hanandjoeddin, Tanjungpandan.

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Adelina Nurmalitasari
Bupati Belitung Sahani Saleh rapat bersama asosiasi pelaku wisata dan perhotelan. 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Belitung mengupayakan pembukaan kembali rute penerbangan internasional di Bandara Internasional HAS Hanandjoeddin, Tanjungpandan.

Dalam rapat bersama asosiasi pelaku wisata dan perhotelan, layanan rute penerbangan internasional diperlukan menyusul membaiknya kondisi pandemi dan sejumlah event internasional yang akan berlangsung di Belitung.

"Mengusulkan dibuka kembali rute penerbangan internasional, karena berdasarkan berkumpul dengan pelaku wisata, saran mereka karena ada evaluasi dari G20 minat wisatawan luar negeri meningkat dan bahkan ada hubungan dengan biro perjalanan luar negeri yang ada harapan dibuka kembali rute penerbangan internasional," kata Bupati Belitung Sahani Saleh, Rabu (28/9).

Menurutnya, maskapai yang melayani rute penerbangan internasional sempat beroperasi secara reguler pada 2018 dan 2019.

Namun saat pandemi terjadi, rute penerbangan ke luar negeri dengan tujuan Singapura dan Kuala Lumpur pun ditutup.

Saat berlangsung pertemuan G20 di Belitung pada awal September lalu, rute penerbangan internasional sempat kembali dibuka pada 6-9 September. Namun hanya bersifat sementara selama momentum pertemuan tingkat menteri pembangunan G20 saja.

"Kedepan kami dan pelaku wisata meminta ada rute penerbangan luar negeri. Beberapa maskapai sudah pernah dihubungi, tinggal hal teknis ke depan, paling utama dibuka lagi rute penerbangan," ucapnya.

Hasil pertemuan dengan asosiasi pelaku wisata dan pelaku hotel tersebut selanjutnya akan disampaikan melalui surat langsung ke Menteri Perhubungan.

Dengan dasar kebijakan pembukaan rute penerbangan internasional, pihaknya pun dapat menindaklanjuti melalui koordinasi ke pihak maskapai untuk kembali melayani penerbangan internasional di Bandara HAS Hanandjoeddin.

Executive General Manager PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Internasional HAS Hanandjoeddin Khaerul Assiqi mengatakan layanan penerbangan internasional sempat beroperasi pada 2017 untuk penerbangan charter ke Kuala Lumpur.

Selanjutnya pada 2018, baru pelayanan penerbangan internasional yang terjadwal oleh maskapai Garuda Indonesia beroperasi pada Oktober-Desember 2018, berlanjut pada 2019.

Rute penerbangan langsung ke Singapura ini pun tercatat ada 89 pergerakan pesawat take off dan landing, dengan jumlah penumpang 3.267 orang.

Kebangkitan rute penerbangan internasional terjadi pada 2019. Tercatat ada dua maskapai yang beroperasi melayani rute Kuala Lumpur dan Singapura yang masing-masing oleh Air Asia dan Garuda Indonesia.

Secara pergerakan ada 238 pergerakan dalam satu tahun dan penumpang 16.323 orang.

Barulah pada 2020 lalu penerbangan internasional hanya sampai April karen kondisi pandemi. Namun dalam waktu empat bulan tercatat ada 7.373 penumpang.

"Kita sudah melayani (penerbangan internasional), artinya secara fasilitas sudah comply (memenuhi,red) dan demand (permintaan) ada. Tentu kenaikan pariwisata di tahun sekarang jauh lebih baik dari 2019," katanya.

Berbagai status yang dikantongi Belitung seperti kawasan ekonomi khusus (KEK) hingga ditetapkan menjadi bagian UNESCO Global Geopark (UGG) berpotensi menaikkan trafik penumpang dan meningkatkan perekonomian masyarakat. (del)

 

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved