Kabar Belitung

Perhotelan Soroti Ketidaktabilan Kondisi Listrik

Pihak perhotelan di Belitung mengeluhkan kondisi sering mati listrik yang menyebabkan kerusakan pada perangkat elektronik di sejumlah hotel.

Editor: Rusaidah
Istimewa/Dok. Fairfield by Marriott Belitung
Diskusi pihak perhotelan dengan PLN terkait masalah ketidakstabilan listrik. 

TANJUUNGPANDAN, BABEL NEWS - Pihak perhotelan di Belitung mengeluhkan kondisi sering mati listrik yang menyebabkan kerusakan pada perangkat elektronik di sejumlah hotel.

Kondisi ini bahkan sempat menyebabkan tamu hotel terjebak di lift saat listrik mati.

Menyikapi kondisi ini, asosiasi tersebut lalu mengundang PLN untuk berdiskusi menyikapi permasalahan tersebut di Fairfield by Marriott Belitung, Jumat (14/10).

"Dengan seringnya tingkat ketidakstabilan listrik karena petir, sering mati-hidup, dalam sehari bisa empat kali. Efeknya ke hotel, kalau ada tamu dalam lift bisa kejebak. Di salah satu hotel, ada ibu-ibu dokter, baru masuk lift mau turun, kejebak, jadi gak bisa kebuka liftnya," kata Research Head Dewan Pimpinan Pusat International Hotel General Manager Association (IHGMA) Dino Leonandri saat dihubungi Bangka Pos Group.

Selain itu, saat mengadakan pertemuan, presentasi atau meeting online, listrik mati menyebabkan pertemuan terganggu.
Butuh waktu untuk tersambung kembali saat genset menyala, sehingga pihak perhotelan mendapat komplain dari tamu.

Di sisi lain, lanjut Dino, karena seringnya permasalahan ketidakstabilan listrik ini genset yang digunakan pun bermasalah.

"Ada beberapa hotel yang harusnya kalau waktu itu PLN mati, otomatis gensetnya masuk, perhitungan sekian detik. Waktu itu karena sering mati listrik, jadi genset. otomatis mengunci, akhirnya rusak. Listrik PLN gak masuk, genset gak masuk, listrik mati," ucapnya.

"Akhirnya barang-barang elektronik banyak yang rusak. Kalau ada rusak TV, infokus untuk meeting langsung terbakar, rusak. Ada komputer dari beberapa hotel. Jadi tadi kumpul semua menyatakan untuk meminta PLN agar pasokan lebih stabil," imbuh dia.

Sebagai pelanggan premium, pihak perhotelan berharap PLN memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut.

Ia tidak menginginkan kondisi ketidakstabilan kelistrikan menjadi ancaman bagi investor yang mau membangun hotel dan pabrik di Belitung.

Dino mengatakan, pihak perhotelan tidak bermaksud menyalahkan dan pihak PLN pun kooperatif sehingga diskusi berlangsung produktif.

Ia pun berharap, jika kondisi mati listrik sering terjadi, PLN dapat mencarikan solusi yang mengatasi permasalahan utama tersebut.

"Petir ini memang kondisi alam. Kasus ini pun terjadi di pulau lain. Tapi harusnya secara teknis sudah disiapkan oleh PLN," ucapnya.

"Makanya kami tanya apa kira-kira solusinya. Katanya mereka bikin untuk penangkal petir, cuma belum bisa meng-cover total seluruh Belitung. Cuma tetap sampai saat ini belum ditemukan solusi membuat stabil. Berarti ini menjadi ancaman bagi investor," lanjutnya.

Dari diskusi yang dilakukan, pihak PLN akan menindaklanjuti dengan melakukan pengecekan dan mengatasi masalah antara perpindahan dari listrik PLN ke genset supaya lebih lancar.

"Dari PLN nanti kami akan melaksanakan pengecekan bersama dengan teknisi di hotel-hotel untuk meningkatkan kehandalannya," ucap Manajer Jaringan PLN UP3 Belitung Ilham. (del)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved