Kabar Belitung

Pemilik Kebun Waswas Aksi Pencurian

Pemilik kebun di Jalan Aik Seruk-Bulutumbang dibuat resah terhadap maraknya pencurian yang terjadi.

Editor: Rusaidah
afs-securitysystems.com
ILUSTRASI aksi pencurian 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Pemilik kebun di Jalan Aik Seruk-Bulutumbang dibuat resah terhadap maraknya pencurian yang terjadi.

Dalam tiga minggu terakhir, 8 pemilik kebun di lokasi berdekatan kehilangan barang, mulai dari tabung gas, gergaji mesin, peralatan berkebun bahkan talas bogor.

Aksi pencurian tersebut dilakukan dengan mendobrak atau mencongkel gembok. Sehingga beberapa pondok yang kecurian, gemboknya rusak.

"Aku korban terakhir, dua hari lalu. Aku kehilangan satu set mesin robin, 3 bilah parang, cangkul, kabel-kabel listrik, papan setengah kubik untuk membuat pondok dan paku belasan kilo," kata salah satu pemilik kebun yang menjadi korban pencurian, Bakti saat dihubungi Pos Belitung, Senin (31/10).

Pencurian pertama, katanya, terjadi sekitar tiga minggu lalu. Korbannya yakni pemilik warung bernama Saamid. Ia merugi karena kehilangan tabung gas, rokok, beras dan berbagi macam kebutuhan dapur.

Korban lainnya yakni Widada yang kecurian satu lajur tanaman talas bogor yang diperkirakan 40-50 batang.

Lima korban yang memiliki kebun di sekitar area tersebut yakni Tomy, Irsan, Sihotang, Setia, dan Apau. Mereka kehilangan berbagai peralatan kebun seperti mesin robin, cangkul, parang, hingga perabotan rumah.

"Waktu kehilangan, Pak Saamid melapor (ke polisi), kami dari kawan-kawan berpatokan dengan laporan itu karena satu lokasi," katanya.

Pemilik kebun yang kecurian pun merasa resah dan waswas, apalagi kasus tersebut rentang membuat kecurigaan ke pihak-pihak tertentu.

Sementara itu Kapolsek Sijuk Iptu Guntur Napitupulu menegaskan jajarannya belum menerima laporan terkait dugaan kasus pencurian di Jalan Tembus Air Seruk-Bulutumbang.

Meskipun demikian, ia akan memerintah anggota Bhabinkamtibmas untuk mengecek ke lapangan terkait informasi tersebut.

"Kalau sampai tadi pagi belum ada laporan terkait pencurian. Tapi kalau sampai siang tidak ada, nanti saya minta Bhabinkamtibmas ngecek ke lapangan," ujarnya.

Guntur juga mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya wilayah Kecamatan Sijuk yang merasa menjadi korban dugaan tindak pidana segera melapor sehingga laporan tersebut bisa ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

"Kalau tidak ada laporan bagaimana kami melayani dan menindaklanjuti," katanya. (del/dol)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved