Kabar Bangka
BIO PT Timah Bakal Aktif Lagi
PT Timah Tbk akan mengaktifkan kembali Bangka Island Outdoor (BIO) di Dusun Air Antu, Desa Deniang, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka.
RIAUSILIP, BABEL NEWS - PT Timah Tbk akan mengaktifkan kembali Bangka Island Outdoor (BIO) di Dusun Air Antu, Desa Deniang, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka sebagai pusat pembelajaran dan pengembangan sumber daya manusia.
Pada kesempatan ini PT Timah Tbk menggelar sosialisasi kepada masyarakat di sekitar untuk pemanfaatan lahan BIO, di Gazebo Kampung Melayu BIO, Kamis (17/11).
Kegiatan sosialisasi yang digelar disambut antusias oleh Camat Riausilip Muhammad Yasir Mustaf. Menurutnya melalui sosialisasi yang digelar dapat menjadi wadah untuk mengajak masyarakat memfasilitasi terkait pemanfaatan lahan BIO.
"Sudah sangat bagus sekali apa yang dilakukan oleh PT Timah ini, dengan melakukan sosialisasi serta bermediasi dengan para warga yang lahannya berada di wilayah konsesi yang terdampak dengan adanya pembangunan kawasan BIO tersebut," kata Yasir dalam rilis, Kamis (17/11).
Selain itu, ia menilai kegiatan sosialisasi ini sangat berperan penting karena dengan diaktifkannya BIO dapat memberikan dampak positif seperti meningkatkan kunjungan wisatawan ke kawasan tersebut.
"Kami dari pihak kecamatan sangat mendukung sekali, apalagi kondisinya sekarang sudah sangat bagus dan indah sekali. Ditambah lagi dengan berakhirnya kondisi Covid-19 yang melanda, antusias masyarakat untuk berwisata itu sangat tinggi sekali," ujarnya.
Ia berharap, dengan diaktifkannya kembali BIO ini dapat mendorong pengembangan sektor pariwisata di kawasan Dusun Air Antu.
"Saya takjub sekali melihat perkembangan BIO sekarang, karena pada tahun 2000-an saya pernah berkunjung ke sini, namun kondisinya sangat memprihatinkan dan juga menakutkan," pujinya.
Menurutnya, diaktifkan kembali kawasan BIO tidak berdampak atau mengganggu aktivitas masyarakat. Pasalnya pemanfaatan ini dilakukan sesuai peruntukannya, seperti nelayan dan petani yang masih tetap bisa menggunakan akses kawasan ini.
"Selain itu dengan adanya pengaktifan BIO ini sama sekali tidak mengganggu aktivitas masyarakat, seperti contoh masyarakat nelayan mau melaut ataupun petani mau ke kebun, ya silakan. Berbeda halnya dengan perusahaan - perusahaan yang lain, akses - aksesnya malah ditutup. Lain halnya dengan PT Timah, malah akses jalannya jadi lebih bagus, fasilitas untuk para nelayan berupa tambatan perahu diberikan. Itu sangat luar biasa, dan artinya ini sangat menguntungkan masyarakat," katanya.
"Kami berharap masyarakat mendukung program ini, karena potensinya sangat bagus untuk perekonomian masyarakat sekitar. Dan yang terpenting masyarakat kami tidak dirugikan," tambah Yasir.
Sementara itu Kepala KPHP Bubus Panca Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Ruswanda mengatakan, sosialisasi ini menjadi wadah untuk menyampaikan bahwa PT Timah Tbk telah memiliki izin dari Kementerian untuk pinjam pakai kawasan tersebut.
"Selaku pemangku kawasan hutan kami sangat bersyukur dengan adanya pihak - pihak tertentu yang telah sesuai aturan perundang-undangannya sehingga dapat mengelola kawasan hutan. Tetapi dalam hal pengelolaan ini haruslah mengikuti regulasi yang ada dan tidak mengenyampingkan hak - hak yang ada didalamnya. Apakah itu ada hak masyarakat yang berusaha didalamnya itu, apakah itu masih sebatas diluar perizinan atau lain sebagainya," katanya.
Ia berharap, izin yang diberikan kepada PT Timah Tbk dapat mengakomodir kepentingan masyarakat yang ada didalamnya, dan memberikan dampak positif baik secara sosial maupun ekonomi kepada masyarakat.
"Oleh sebab itu jika ada komplain dari masyarakat hendaknya disatukan persepsinya dengan masyarakat sehingga apa yang direncanakan dapat berjalan sesuai rencana," ujar Wanda.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/PT-Timah-Tbk-saat-menggelar-sosialisasi-terkait-pemanfaatan-BIO-kepada-masyarakat.jpg)