Berita Kabupaten Bangka
2022, Kunjungan Tamu Hotel di Kabupaten Bangka Meningkat
Tamu hotel selama tahun 2022 sebanyak 48.272 orang terdiri dari 30 tamu mancanegara dan 48.242 tamu nusantara.
SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka mencatat jumlah kunjungan tamu hotel-hotel se-Kabupaten Bangka pada tahun 2022 mengalami kenaikan sebesar 15,4 persen atau 7.457 orang tamu dibandingkan tahun 2021. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka, Rismy Wiramadonnah di kantornya, Selasa (27/12).
Menurutnya, tamu hotel selama tahun 2022 sebanyak 48.272 orang terdiri dari 30 tamu mancanegara dan 48.242 tamu nusantara. Sedangkan tahun 2021 sejumlah 40.815 orang pengunjung dari tamu nusantara.
"Dari keterangan di atas dapat disimpulkan bahwa kenaikan kunjungan tamu di hotel-hotel yang ada di Kabupaten Bangka dari tahun 2021 ke tahun 2022 sebesar 15,4 persen atau 7.457 orang," ujar Rismy.
Ia mengakui, hotel-hotel yang terdata pada tahun 2022 sebanyak 19 hotel terdiri dari Parai Beach Resort & Spa, Hotel Tanjung Pesona, Novilla Boutique Resort, Pesona Bay, Bos Hotel, ST 12 Hotel, Hotel Tri Mustika, Pondok Wisata Moelya, Penginapan Sederhana, Golden Dragon, Sam Pesaren, Hotel Jatimas, Penginapan 2004, Penginapan 2009, Hotel Aksi, Wisma Kelekak Bunda, Mink Mink Inn, Guest House Sutos, dan Hotel Manunggal. "Namun pada tahun 2021 hotel yang terdata sebanyak 22 hotel termasuk Hotel Teluk Uber, Hotel Sunjaya, dan Hotel Pantai Indah Batu Bedaun," ujarnya.
Menurutnya, jumlah pengunjung tamu hotel di Kabupaten Bangka tahun 2022 paling sedikit terjadi pada bulan April yaitu sejumlah 2.647 tamu (wisatawan mancanegara 12 orang dan wisatawan nusantara 2.635 orang). Sedangkan, kenaikan kunjungan tertinggi tercatat pada bulan Mei sebesar 6.051 tamu yang merupakan wisatawan nusantara.
"Pada tahun 2022, hotel yang paling banyak dikunjungi tamu adalah Hotel Tanjung Pesona sebanyak 10.491 pengunjung, posisi kedua ditempati oleh Parai Beach Resort & Spa sebanyak 6.742 pengunjung dan ketiga, yakni Bos Hotel sebanyak 4.872 pengunjung. Sedangkan hotel yang paling diminati oleh wisatawan asing yaitu Parai Beach Resort & Spa sebanyak 17 orang dan Hotel Tanjung Pesona sejumlah 13 orang," kata Rismy.
Ditambahkannya, dari jasa perhotelan Kabupaten Bangka menyumbang pajak daerah sebesar Rp1,063 miliar atau 62,4 persen dari target Rp1,875 miliar. Sedangkan dari jasa restoran menyumbang pajak daerah sebesar Rp4,5 miliar dari target Rp3,7 miliar, sehingga over target mencapai 121,5 % per 23 Desember.
"Dari capaian ini diharapkan sampai dengan akhir tahun 2022 okupansi hotel atau tingkat hunian hotel akan terus meningkat bersamaan dengan liburan akhir tahun," harapnya.
Menurutnya, data mengenai kunjungan tamu hotel ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai lintas tamu yang ada di Kabupaten Bangka selama satu tahun. Sehingga perhotelan bisa menyiapkan diri lebih gencar lagi mempromosikan usahanya dan wisatawan bisa memilih hotel mana yang akan menjadi tujuan destinasi di tahun mendatang.
Bupati Bangka, Mulkan mengkritisi sektor pariwisata, khususnya para pemilik hotel di Kabupaten Bangka masih belum kreatif dan terlihat gebrakan dalam mendatangkan tamu/wisatawan agar betah menginap di Kabupaten Bangka. "Tingkat hunian hotel di Kabupaten Bangka masih sangat rendah. Bahkan mayoritas tamu yang datang ke Kabupaten Bangka lebih memilih menginap di daerah lain, seperti Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka Tengah yang memiliki hotel dengan fasilitas yang lebih mumpuni," kata Mulkan.
Diakuinya, sektor pariwisata di Kabupaten Bangka saat ini masih memprihatinkan, di mana hotel-hotel belum ramai, sepi, dan pemilik hotel juga masih monoton belum ada gebrakan apa-apa, sehingga tamu juga tidak betah, bahkan lebih suka menginap di daerah lain, padahal mereka berwisata di Kabupaten Bangka. "Kami berharap ke depan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka dan para pemilik hotel bisa menunjukkan kreativitasnya agar wisatawan mau datang dan betah," ujar Mulkan.
Kepada para pemilik hotel juga ditegaskannya, agar mengubah mindset untuk lebih berkembang dari sisi pelayanan kepada tamu yang datang. "Padahal setiap tahun pemerintah daerah dan pemerintah provinsi, serta pihak swasta cukup banyak melaksanakan acara di hotel-hotel ini, namun para pemilik hotel terlihat saat ini tidak ada kreativitas untuk melakukan perubahan dan memberikan pelayanan yang terbaik agar para tamu betah dan tetap menginap di hotel-hotel di Kabupaten Bangka," pungkasnya. (edw)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Bupati-Bangka-Mulkan-saat-diwawancara.jpg)