Kamis, 4 Juni 2026

Pengendara Ojol Jadi Ujung Tombak Perekonomian di Era Digital

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil mengatakan pengendara ojek daring (ojol) butuh pembinaan dan perhatian

Tayang:
Editor: suhendri
Bangka Pos/Cepi Marlianto
BANTUAN SUBSIDI - Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil memberikan bantuan subsidi berupa kupon bahan bakar minyak (BBM) kepada pengendara ojol di ruang OR, Gedung Tudung Saji, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Selasa (27/12/2022). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil mengatakan pengendara ojek daring (ojol) butuh pembinaan dan perhatian. Sebab, pengendara ojol merupakan ujung tombak perekonomian di era digital seperti saat ini.

Menurut Molen, sapaan akrab Maulan Aklil, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tidak akan bisa berjalan maksimal apabila tidak ada ojol. Dengan meningkatkan kesejahteraan pengendara ojol, diharapkan investasi dari hulu ke hilir terasa nyaman, termasuk terjaminnya keamanan dan layanan kepada konsumen.

"Jadi perputaran ini harus kita jaga, jangan sampai ada yang terputus," kata Molen usai menghadiri pengukuhan Unit Reaksi Cepat (URC) Driver Online Pangkalpinang di ruang OR, Gedung Tudung Saji, Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Selasa (27/12/2022).

"Ini untuk kawan-kawan ojek online ini saya rasakan jadi contoh untuk daerah lain," ucapnya.

Pemerintah Kota Pangkalpinang sendiri, lanjut dia, telah memberikan berbagai dukungan kepada pengendara ojol di wilayahnya. Di antaranya, menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) dan bantuan kupon subsidi bahan bakar minyak (BBM) bagi sekitar 190 pengendara ojol. Penyaluran bantuan tersebut menyusul kenaikan harga BBM bersubsidi dan dampak inflasi yang terjadi beberapa waktu lalu.

19 komunitas Ojol

Ketua URC Driver Online Pangkalpinang, Revi Setiawan, mengatakan, saat ini pihaknya menaungi 19 komunitas ojol dengan jumlah anggota sekitar 360 orang. Setiap komunitas terdiri atas minimal 10 anggota.

Revi menuturkan, pembentukan URC Driver Online bertujuan menjalin persaudaraan antarpengendara ojol Grab, Gojek, dan Grab Car. "Tentunya, suka duka setiap anggota menjadi bagian satu kesatuan untuk dapat dirasakan oleh seluruh anggota komunitas," katanya.

"Tak hanya sebagai komunitas yang melindungi setiap anggotanya, untuk para konsumen dapat mengandalkan komunitas URC-PGK bila mendapati driver nakal," ujar Revi. (u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved