Kamis, 4 Juni 2026

Berita Belitung Timur

178 Atlet Pelajar Berlaga di O2SN Belitung Timur 2026

Sebanyak 178 atlet pelajar ambil bagian dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Belitung Timur, 3-4 Juni 2026

Tayang:
Editor: suhendri
posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha
PEMBUKAAN O2SN - Sejumlah atlet pelajar tingkat SD/MI dan SMP/MTs dari 7 kecamatan mengikuti upacara pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Belitung Timur 2026 di Stadion Rimba Plawan, Desa Sukamandi, Kecamatan Damar, Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (3/6/2026). 

DAMAR, BABEL NEWS - Sebanyak 178 atlet pelajar ambil bagian dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, 3-4 Juni 2026. 

Jumlah tersebut merupakan gabungan tingkat SD/MI dan SMP/MTs.

Untuk jenjang SD/MI, terdapat 58 atlet perwakilan kecamatan yang akan bertanding di lima cabang olahraga, yakni renang, bulu tangkis, pencak silat, senam, dan kids athletics.

Sementara untuk jenjang SMP/MTs diikuti 120 atlet yang mewakili satuan pendidikan masing-masing.

"Bagi anak-anak tingkat SMP, ada lima cabang olahraga yang dilombakan yaitu renang, bulu tangkis, pencak silat, atletik, dan panjat tebing," kata Ketua Pelaksana Kegiatan O2SN Beltim 2026, Sabarudin, usai upacara pembukaan O2SN tingkat Kabupaten Beltim 2026 di Stadion Rimba Plawan, Desa Sukamandi, Kecamatan Damar, Rabu (3/6/2026).

Pihak panitia telah menentukan beberapa titik pertandingan untuk mengakomodasi seluruh cabang olahraga yang dilombakan.

Cabang atletik dipusatkan di Stadion Rimba Pelawan. Sementara itu pertandingan bulu tangkis, pencak silat, dan panjat tebing dipusatkan di beberapa fasilitas milik dinas kepemudaan dan olahraga (dispora).

"Untuk cabang olahraga renang kita gelar di kolam renang Hotel OASIS, dan senam bertempat di SMA Pergib Manggar," ujar Sabarudin.

Mengasah potensi

Sabarudin menyebutkan, O2SN digelar untuk mengasah potensi nonakademis yang dimiliki pelajar.

Menurutnya, pendidikan saat ini tidak hanya melulu mengejar nilai akademis di dalam ruang kelas, tapi juga wajib mengasah potensi nonakademis secara seimbang.

"Upaya ini juga selaras dengan penguatan program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat," kata Sabarudin. (z1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved