Jumat, 10 April 2026

Kabar Pangkalpinang

Dokter Siloam Hospitals Sarankan Rutin Check Up Cegah Diabetes dan Hipertensi

Sementara untuk hipertensi tidak memiliki ciri khusus dan dapat diketahui ketika seseorang melakukan check up atau pemeriksaan.

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Sela Agustika
Bincang Sehat bersama Dokter Spesialis Penyakit Dalam Siloam Hospitals Bangka dr Hidayatullah. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Diabetes Melitus (DM) dan hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang disebabkan karena infeksi yang berhubungan dengan kehidupan seperti pola makan, olahraga dan lainnya.

Mengetahui cara mencegah komplikasi akibat diabetes dan hipertensi sangat penting agar terhindar dari perburukan kondisi.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Siloam Hospitals Bangka dr Hidayatullah SpPD mengungkap, penderita penyakit DM bisa diketahui ketika seseorang merasakan beberapa gejala khas seperti sering kencing, mengantuk di pagi hari, berat badan turun serta adanya gangguan disfungsi ereksi.

Sementara untuk hipertensi tidak memiliki ciri khusus dan dapat diketahui ketika seseorang melakukan check up atau pemeriksaan.

"Untuk mengetahui DM dan hipertensi ini medical check up di awal menjadi solusi penting dalam mendeksi penyakit ini," ujar dr Hidayatullah saat Bincang Sehat Bangka Pos, Selasa (10/1).

Dia mengungkap, penderita diabetes ini digolongkan dua tipe, yakni DM tipe 1 merupakan penderita dari kecil yang tergantung insulin. Sedangkan DM tipe 2, diketahui usia dewasa yang berhubungan gaya hidup, aktivitas sehari dan gejala lainnya.

"Idealnya pemeriksaan hipertensi ini bisa dilakukan dua kali pemeriksaan, kapan pun dengan posisi duduk, dimana lengan tidak boleh tinggi dari jantung. Sedangkan untuk pemeriksaan diabetes sendiri bisa dilakukan ketika mengalami beberapa gejala, ada pemeriksaan gula puasa dan gula setelah makan," jelasnya.

Berbeda dengan DM, kata dr Hidayatullah, hipertensi cenderung tidak memberikan gejala pasti pada penderita. Namun hipertensi ini dapat disebabkan karena aktivitas dan pola hidup yang tidak teratur atau berlebih.

Dia menjelaskan, para penderita DM ataupun hipertensi menjadi penyebab seorang terkena komplikasi. Untuk itu ia menyarankan penderita DM atau hipertensi rutin melakukan medical check up agar menghindari komplikasi, umumnya serangan jantung dan ginjal.

"Kaitan DM dan hipertensi erat terjadi komplikasi, apalagi penderita sudah tiga tahun mengalami gejala DM atau hipertensi. Untuk itu kita sarankan apabila usia 40 tahun rutin medical check up setiap bulannya," sarannya.

Penderia DM dan hipertensi tidak bisa sembuh total, hanya saja kadar gula darah atau tekanan darah bisa terkontol dengan melakukan pola hidup sehat.
"Sekali terkena DM dan hipertensi maka tetap ada, hanya saja ini bisa terkontrol bukan sembuh," tegasnya.

Bagi Anda yang mengalami DM atau hipertensi berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk menghindari komplikasi seperti pastikan rutin melakukan medical check up, pola hidup sehat, makan-makanan yang bergizi dan olahraga teratur. (t3)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved