Berita Belitung
Budi Pimpin ASTINDO Babel Periode 2026-2030
DPD Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) Bangka Belitung menggelar Musyawarah Daerah (Musda) II di Hotel Golden Tulip, Tanjungpandan.
TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - DPD Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) Bangka Belitung menggelar Musyawarah Daerah (Musda) II di Hotel Golden Tulip, Tanjungpandan pada Senin (6/4). Dalam forum tersebut, Budi resmi terpilih sebagai Ketua DPD ASTINDO Babel periode 2026-2030.
Ketua Umum ASTINDO, Pauline Suharno yang juga putri asli Belitung, menyoroti berbagai tantangan dan peluang sektor pariwisata di Bangka Belitung, khususnya Belitung. Ia menggambarkan kondisi pariwisata daerah ini seperti 'Tom and Jerry', di mana potensi besar seperti destinasi wisata, pantai yang indah, kuliner enak, seafood segar, hingga lifestyle slow living.
"Tapi pelaku pariwisata sering terkendala kebijakan yang kurang berpihak, sehingga promosi pariwisata menjadi tidak konsisten," ujar Pauline Suharno melalui siaran rilis DPD Astindo Babel pada Rabu (8/4).
Pauline Suharno mengingatkan, Belitung pernah mengalami masa kejayaan setelah film Laskar Pelangi, bahkan sempat memiliki penerbangan internasional dari Singapura dan Malaysia. Namun kondisi tersebut sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 dan penurunan status bandara.
"Sekarang status bandara internasional sudah kembali didapatkan. Pertanyaannya, apa langkah selanjutnya? Ini yang harus kita jawab bersama," katanya.
Ia juga menyinggung rencana penerbangan internasional maskapai Scoot dari Singapura ke Tanjungpandan yang viral di media sosial. Tetapi, dari sistem website Scoot, tiket rute TJQ-SIN belum dijual.
Padahal rombongan travel sudah bersemangat untuk kembali mempromosikan Belitung. "Dengan jiwa intel saya menghubungi InJourney Airports, Scoot memastikan rencana penerbangan ini," katanya.
Menurutnya, sebagai asosiasi travel agent, ASTINDO terus berupaya memberikan manfaat bagi anggotanya melalui berbagai program, mulai dari kerja sama dengan IATA, famtrip, hingga partisipasi dalam ajang internasional.
Diakuinya, dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan, terutama dalam promosi destinasi secara konsisten. "Promosi itu tidak bisa instan. Harus dilakukan secara konsisten dan persisten. Yang instan itu hanya mi instan," ujarnya.
Ia juga menyoroti perubahan tren wisatawan di tahun 2026 yang semakin spesifik dan mengutamakan pengalaman. Traveller sekarang lebih memilih pengalaman yang personal, customized itinerary, dan aktivitas sesuai hobi. Mereka juga semakin peduli dengan sustainability," jelasnya.
Selain itu, wisatawan kini cenderung lebih selektif dalam pengeluaran, termasuk dalam memilih kuliner lokal. "Local food harus bersih dan memenuhi standar internasional. Hal-hal seperti kebersihan, air, hingga pengendalian hama harus diperhatikan. Ini penting agar wisatawan nyaman," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun ekosistem pariwisata yang kuat melalui kolaborasi lintas sektor. "Kolaborasi tidak boleh hanya jadi wacana, tapi harus benar-benar dijalankan. Kita harus siap menyambut wisatawan, terutama mancanegara," ujarnya.
Ia pun berharap kepengurusan baru ASTINDO Babel dapat langsung bergerak aktif memperkuat promosi dan kerja sama. "Saya sudah titip pesan, setelah ini harus mulai mengetuk pintu semua instansi untuk bersama-sama mempromosikan Belitung yang kita cintai," katanya. (dol)
| SMAN 1 Manggar Akan Verifikasi Ketat Dokumen Calon Siswa |
|
|---|
| Kuota Sertifikasi Halal Gratis untuk UMKM Belitung Diklaim Melimpah |
|
|---|
| 44 Pelaku Usaha di Belitung Terima Sertifikat Halal Gratis |
|
|---|
| Komisi II DPRD Belitung Timur Desak Percepatan Izin Pertambangan Rakyat |
|
|---|
| SMAN 1 Manggar Lepas 257 Siswa dengan Torehan Prestasi, 47 Siswa Lolos Jalur SNBP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Jajaran-pengurus-DPD-Aspindo-Babel-saat-berfoto-bersama.jpg)