Kabar Pangkalpinang

Ketangguhan Toyota Raize Bukan Kaleng-kaleng

Kehadiran Toyota Raize sebagai SUV compact di pasar otomotif nasional sempat menjadi trend setter karena tingginya peminat.

Editor: Rusaidah
Kompas.com
Raize produk terbaru dengan tampilan sporty dan kekinian andalan Toyota. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Kehadiran Toyota Raize sebagai SUV compact di pasar otomotif nasional sempat menjadi trend setter karena tingginya peminat. Pantas jadi model yang banyak peminat, kualitas dan sensasi ketangguhan berkendara Toyota Raize memang bukan kaleng-kaleng.

Raize merupakan produk terbaru dengan tampilan sporty dan kekinian andalan Toyota. Perbedaan yang paling mencolok selain mengundang banyak mata menuju pada desain eksteriornya yang ciamik.

"Toyota Raize memang dirancang sebagai SUV yang tangguh namun menguntungkan. Salah satunya mesin berkapasitas 1.0 liter. Sektor pacu inilah yang membuat konsumsi bahan bakar Toyota Raize jauh lebih hemat," kata Lenny, Perwakilan PT Istana Agung Main Dealer Toyota Bangka Belitung, Senin (16/1).

Sebagai pelengkap, walaupun dibekali mesin kecil namun tenaga yang dihasilkan bukan kaleng-kaleng. Performa mesin berkode 1KR-VET, 3 Cylinder Turbo, In-line, 12 Valve DOHC with VVT-i ini terbilang gahar dengan tenaga sebesar 98 ps pada 6.000 rpm.

Jauh sebelum resmi mengaspal di Indonesia, Toyota Raize sudah disebut-sebut akan memiliki banyak fitur keselamatan aktif yang cukup canggih. Hal itu terbukti benar adanya setelah pabrikan mengumumkan Toyota Raize dilengkapi dengan Toyota Safety Sense (TSS).

Pada intinya keberadaan TSS ditujukan untuk membantu pengemudi berkendara dengan lebih aman memanfaatkan beberapa fungsi yang terdapat di dalamnya. Mulai dari pre-collision system, adaptive cruise control, lane departure alert with steering control, rear cross traffic alert, blind spot monitor, dan pedal misoperation control.

Setiap fungsi memiliki tugasnya masing-masing. Salah satu yang paling canggih adalah lane departure alert. Fungsi ini akan memberi peringatan saat mobil keluar lajur, bahkan sampai melakukan koreksi arah kemudi pada situasi-situasi tertentu.

Walau termasuk ke dalam TSS, tapi keberadaan adaptive cruise control rasanya pantas mendapat sorotan tersendiri.

Sebab Toyota Raize bisa dibilang pionir penggunaan fitur ini untuk mobil di bawah Rp300 juta. Rival lainnya seperti Nissan Magnite dan Kia Sonet memang sudah menggunakan cruise control, tapi belum adaptive.

Adaptive cruise control itu sendiri adalah pengembangan dari cruise control yang selama ini sudah dikenal luas. Fitur ini mampu membaca keberadaan kendaraan di depan kemudian mengatur jarak aman. Pada Toyota Raize, adaptive cruise control baru bisa bekerja di kecepatan 30 km/jam.

Hal yang perlu diketahui calon pemilik adalah fitur ini tidak efektif di kondisi lalu lintas padat atau cuaca berkabut.

Penyebabnya adalah keterbatasan kemampuan sensor kamera yang digunakannya. Maka itu pengemudi harus tetap waspada untuk berjaga-jaga apabila harus melakukan pengereman sendiri.

Dilihat dari penampilannya, Toyota Raize mengusung gaya khas mobil SUV. Lekuk bodinya terlihat tegas sehingga memancarkan kesan yang maskulin. Apalagi hal tersebut juga ikut didukung penggunaan pelek berdiameter besar di kelasnya.

Lebar spesifikasi menunjukkan Toyota Raize tipe tertinggi menggunakan velg berukuran 17 inci. Hal ini berbeda dengan mayoritas rivalnya yang memiliki kaki-kaki berukuran 16 inci.

Desain velg Toyota Raize juga menjadi yang paling enak dilihat. Finishing dengan warna hitam sepenuhnya ikut menegaskan kesan tangguh mobil ini. (*/t3)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved