Berita Pangkalpinang

Stok Minyak Goreng Subsidi Botol di Babel Kosong

Disperindag Kepulauan Bangka Belitung mencatat, adanya kekosongan stok minyak goreng subsidi jenis botol.

Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
Minyak goreng dipajang di pusat perbelanjaan di Pangkalpinang. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepulauan Bangka Belitung mencatat, adanya kekosongan stok minyak goreng subsidi jenis botol. Sebelumnya, minyak goreng subsidi ini masih ada di pasaran Babel hingga Desember 2022.

"Kalau minyak goreng, karena ekspor kita diatur sekian rupa, otomatis kebutuhan minyak goreng teratur. Yang bermasalah saat ini adalah minyak goreng Kita atau minyak goreng yang bersubsidi itu sekarang di lapangan, bisa dikatakan kritis jumlahnya karena peminat banyak," ujar Kabid Pengendalian Perdagangan dan Perlindungan Konsumen Disperindag Babel, Fadjri Djagahitam, Sabtu (21/1).

Diakuinya, minyak goreng subsidi yang diberi nama pada kemasan botol Minyak Kita ini ditetapkan harga eceren tertinggi (HET) Rp14 ribuan per liter. Minyak goreng subsidi ini biasanya digunakan para pelaku usaha, karena harga lebih murah dibandingkan minyak goreng tanpa subsidi.

"Stok sekarang kosong, produksi tidak ada di sini, pabrik tidak ada di sini, cuma ada pabrik Steelindo Wahana Perkasa (SWP) di Belitung, itu pun belum keluar izin pengemasan dari BPOM, itu jadi masalah," katanya.

Pihaknya belum dapat memastikan waktu tepatnya stok minyak subsidi ada lagi. "Minyak goreng non subsidi stok aman, dan banyak, cuma kalau UMKM pakai minyak mahal tentu rugi, jadi makanya biasa pakai minyak Kita," jelasnya. (s2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved