Kabar Pangkalpinang
Disperindag Sebut Pasokan Komoditas Sayuran Masuk Babel Sempat Macet
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan stok kebutuhan pokok tetap tercukupi dan terpenuhi.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan stok kebutuhan pokok tetap tercukupi dan terpenuhi.
Diakui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tarmin, memang ada beberapa komoditas barang seperti bawang dan sayuran yang macet datang sebab aktivitas pelayaran di Pelabuhan Tanjungkalian Muntok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dihentikan sementara imbas cuaca ekstrem.
Kata Tarmin, untuk kebutuhan seperti beras, minyak dan kebutuhan pokok lainnya dipastikan masih aman tidak terganggu oleh aktivitas pelayaran tersebut.
"Cuma informasi yang kami dapatkan komoditas seperti sayuran yang mungkin ada macet, cabai dan bawang-bawang karena beberapa masih kita dapatkan dari Palembang," sebut Tarmin.
Untuk cabai kata Tarmin, tidak begitu terasa sebab di lokal Bangka Belitung sendiri saat ini sedang memasuki musim panen.
Dia memastikan, meski aktivitas pelayaran sempat terganggu namun stok kebutuhan barang-barang tetap terpenuhi.
"Kalau sayuran ada di lokal kita juga masih aman, intinya kita tetap mengupayakan stok ini tidak macet meskipun ada gangguan aktivitas pelayarannya," jelasnya.
Dia berharap, aktivitas pelayaran bisa kembali normal sehingga tidak lagi mengganggu pasokan kebutuhan yang masuk dari Sumatera Selatan.
"Tapi informasinya untuk hari ini sudah mulai berangsur jalan, semoga saja aman karena memang saat ini sedang cuaca ekstrem. Jadi yang kemarin sempat gagal kirim segera bisa masuk lagi," tambahnya.
Sementara Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian (DKUP) Bangka Barat menyebut stok sembako masih aman di wilayahnya.
"Stok sembako saat ini masih aman, meskipun dua hari kemarin kapal dari Palembang tidak masuk karena Pelabuhan Tanjungkalian ditutup akibat cuaca buruk," kata Kepala DKUP Bangka Barat Aidi dikonfirmasi via telepon, Selasa (31/1).
Aidi menyebut, masyarakat tidak perlu khawatir dengan kekosongan sembako. Sebab, mulai Selasa (31/1) kapal sudah bisa belayar kembali.
"Masyarakat jangan khawatir, kalaupun ada yang kosong nanti kami sampaikan. Tapi hari ini kapal sudah berangkat lagi karena pelabuhan sudah dibuka," ungkapnya.
Ia berharap kedepan tidak ada stok yang kosong. Ia juga memastikan saat ini stok masih cukup untuk satu bulan kedepan.
Sementara itu harga di pasar masih terbilang stabil atau tidak ada kenaikan sama sekali.
"Harga masih stabil tidak ada naik. Kalaupun ada masih terjangkau oleh masyarakat dalam artian masih normal," ujarnya. (t2/ynr)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20220221_Kepala-Dinas-Perindustrian-dan-Perdagangan-Provinsi-Kepulauan-Bangka-Belitung-Tarmin-AB.jpg)