Berita Pangkalpinang
Puncak Musim Hujan di Bangka Belitung Diprediksi Desember 2024
Stasiun Klimatologi Bangka Belitung memprediksi wilayah Bangka Belitung mengalami awal musim hujan pada akhir September hingga awal Oktober
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Klimatologi Bangka Belitung memprediksi wilayah Bangka Belitung mengalami awal musim hujan pada akhir September hingga awal Oktober dengan puncak hujan pada Desember 2024.
Informasi tersebut disampaikan dalam acara prediksi musim hujan yang berlangsung secara virtual pada Senin (30/9/2024).
Acara ini dibuka oleh Kepala Balai Besar BMKG Wilayah II, Hartanto, dan diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan terkait, termasuk awak media.
Pada kesempatan itu, Kepala Stasiun Klimatologi Bangka Belitung, Eko S Nugroho, bersama Forecaster, Putri A Utami, memaparkan prediksi dan rincian musim hujan 2024/2025 berdasarkan hasil monitoring kondisi cuaca dan iklim di wilayah Bangka Belitung.
Putri A Utami menjelaskan bahwa wilayah Negeri Serumpun Sebalai dibagi dalam beberapa zona musim yang berbeda berdasarkan pola hujan tahunan.
Zona musim (ZOM) 1 mencakup Bangka Barat bagian utara, ZOM 2 meliputi Bangka bagian utara dan Bangka Barat bagian timur, ZOM 3 mencakup Pangkalpinang dan Bangka Tengah bagian utara, ZOM 4 meliputi sebagian besar Bangka Selatan dan Bangka Tengah bagian barat, ZOM 5 mencakup sebagian Bangka Selatan bagian timur, dan ZOM 6 meliputi seluruh wilayah Belitung dan Belitung Timur.
"Prediksi awal musim hujan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan terjadi berbeda-beda di setiap wilayah ZOM, ZOM 1 dan ZOM 2 pada dasarian III September 2024, ZOM 3 dan ZOM 4 pada dasarian II Oktober 2024, ZOM 5 dan ZOM 6 pada dasarian I Oktober 2024,"kata Putri dalam press release secara virtual tersebut.
Putri menambahkan, musim hujan ditandai dengan curah hujan lebih dari atau sama dengan 50 mm selama 10 hari berturut-turut (satu dasarian), yang akan diikuti dengan dua dasarian berikutnya.
Berdasarkan pemantauan, BMKG memprediksi sifat musim hujan di wilayah Bangka Belitung pada tahun ini akan bersifat normal, dengan perbandingan curah hujan berkisar 85-115 persen dibandingkan dengan rata-rata periode sebelumnya.
Sementara itu, lanjut Putri, puncak musim hujan di seluruh wilayah Bangka Belitung diperkirakan akan terjadi pada Desember 2024, di mana intensitas curah hujan akan mencapai tingkat tertinggi dalam tiga dasarian berturut-turut.
"Potensi La Nina dan monsun Australia, hasil monitoring ENSO dasarian II September 2024 yang menunjukkan indeks ENSO di angka -0.42 dan Indian Ocean Dipole (IOD) sebesar 0.13, menandakan kondisi El-Nino dan IOD netral. Namun, mulai Oktober 2024, ada potensi terjadi La Nina, yang diprediksi akan meningkatkan intensitas curah hujan,” tuturnya.
"Aktivitas monsun Australia juga tercatat aktif pada September 2024 dan diperkirakan tetap aktif hingga Oktober dengan intensitas yang hampir sama dengan klimatologi," lanjut Putri.
Dengan prediksi ini, BMKG mengimbau masyarakat dan instansi terkait agar mulai mempersiapkan langkah-langkah antisipasi, terutama di sektor pertanian, perkebunan, dan infrastruktur, yang bisa terdampak oleh perubahan pola curah hujan di akhir tahun ini. (t2)
| Bazar Tampilkan Karya Warga Binaan, Ada Aneka Makan Olahan hingga Tas Rajut |
|
|---|
| Harga TBS Sawit di Babel Ditetapkan Rp3.088-Rp3.783 per Kg |
|
|---|
| Disperindag Pangkalpinang Sebut Kenaikan Harga Plastik Murni Mekanisme Pasar |
|
|---|
| Pedagang dan UMKM Pangkalpinang Keluhkan Harga Plastik, Kantong Kresek Tembus Rp14.000 |
|
|---|
| Bolesa Ajak Seluruh Karyawan Ramah Tamah dan Syukuran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20220316_Hujan-mengguyur-wilayah-Kota-Pangkalpinang.jpg)