Berita Bangka Selatan
2025, Pemkab Bangka Selatan Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Tembus 4,25 Persen
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menargetkan pertumbuhan ekonomi di daerah itu dapat terus meningkat pada tahun 2025.
TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menargetkan pertumbuhan ekonomi di daerah itu dapat terus meningkat pada tahun 2025. Di mana tahun 2024 pertumbuhan ekonomi masih relatif aman dan terus menunjukkan pergerakan dengan pertimbangan dinamika perekonomian saat ini. Melalui kebijakan transformasi ekonomi diharapkan mampu berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Bangka Selatan, Elfin Elyas mengungkapkan, pihaknya tengah berupaya maksimal dalam menjaga keberlanjutan penguatan ekonomi daerah dan nasional. Terbukti dalam kurun waktu dua tahun terakhir berhasil meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi secara signifikan. Ditargetkan pada tahun 2024 laju pertumbuhan ekonomi tercapai pada angka 3,8 persen dan naik menjadi 4,25 persen pada tahun 2025.
"Kita berhasil rebound (Bangkit-Red) dari angka 3,07 persen pada tahun 2022, meningkat ke angka 3,69 persen pada tahun 2023. Kita optimistis pada tahun 2024 ini, target laju pertumbuhan ekonomi di angka 3,8 persen dan tahun 2025 pada angka 4,25 persen," kata Elfin Elyas, Jumat (25/10).
Elfin Elyas membeberkan selama beberapa tahun terakhir kinerja Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan telah menunjukkan capaian indikator makro pembangunan. Capaian tersebut dianggap sejajar bahkan lebih dari kabupaten kota lainnya di Bangka Belitung bahkan di Indonesia.
Sejak lima tahun terakhir sampai tahun 2023, Kabupaten Bangka Selatan berhasil menunjukkan kinerja penurunan angka kemiskinan di angka 3,11 persen. Angka ini merupakan angka terendah kedua dan di bawah angka rata-rata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan di bawah angka rata-rata nasional.
Nilai indeks pembangunan manusia atau IPM secara terus-menerus mengalami kenaikan. Pada tahun 2023 angka IPM naik hingga angka 69,67 poin. Kenaikan tersebut dianggap sangat signifikan jika dibandingkan dengan beberapa tahun belakangan. Pihaknya optimistis pada tahun 2024 ini dapat langsung melompat di atas angka 70 poin. Tentunya mampu menegaskan status IPM Kabupaten Bangka Selatan masuk pada kategori tinggi.
"Tentunya juga sejajar dengan kabupaten kota yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," jelas Elfin Elyas.
Begitu pula penurunan prevalensi stunting, bahkan menjadi terbaik di provinsi dengan menurunkan angka prevalensi stunting sebesar 2,4 persen. Targetnya pada tahun 2024 mencapai penurunan pada angka 18 persen dan tahun 2025 target penurunan prevalensi stunting pada angka 14 persen.
"Inflasi dalam tiga tahun terakhir juga terus terjaga pada kisaran dua sampai tiga persen sesuai target nasional. Capaian pengendalian angka inflasi ini pada tahun 2024 dan tahun-tahun mendatang akan tetap kita pertahankan," ucapnya.
Semua target itu kata Elfin Elyas, akan dapat terselesaikan melalui kolaborasi dan komitmen berkualitas dalam mengoptimalkan sumber daya yang ada. Baik itu pada sektor perkebunan, pertanian, perikanan, kelautan, hortikultura dan kehutanan yang turut memberikan kontribusi positif terhadap ekonomi daerah untuk struktur ekonomi.
"Kualitas perencanaan sumber daya manusia, aparatur serta kolaborasi dan partisipasi seluruh lingkup stakeholder sangat penting. Jika ingin mewujudkan pembangunan terus maju, berdaya saing dan berkelanjutan," ujar Elfin Elyas. (u1)
| RSUD Kriopanting Andalkan Program AIDA dan KEPITING |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Mulai Terapkan WFH Bagi ASN Setiap Jumat, Unit Pelayanan Wajib di Kantor |
|
|---|
| RSUD Kriopanting Jadi Rujukan Warga 4 Kecamatan |
|
|---|
| Aksi Bersih-bersih Massal di Jalan Baher Toboali, 3 Ton Sampah Berhasil Diangkut |
|
|---|
| 158 Calhaj Bangka Selatan Penuhi Syarat Istitaah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20241024-Penjabat-sementara-Pjs-Bupati-Bangka-Selatan-Elfin-Elyas-Nainggolan-1.jpg)