Senin, 20 April 2026

Ditolak Istri Berhubungan Badan, Suami Cekik dan Pukul Bayi Berumur 40 Hari Hingga Tak Bernapas

Seorang pria di Way Kanan nekat memukul bayinya yang berumur 40 hari hingga tewas gara-gara ditolak istri berhubungan badan.

Editor: Fitriadi
Istimewa
Ilustrasi bayi dianiaya ayahnya hingga tewas. 

BABELNEWS.ID, WAY KANAN - Seorang suami di Way Kanan nekat memukul bayinya yang berumur 40 hari hingga tewas gara-gara ditolak istri saat minta berhubungan badan.

Pelaku sebelumnya juga sempat ditegur istri karena merokok dekat sang buah hati.

Pelaku berinisial KW (20) telah ditangkap aparat Satreskrim Polres Way Kanan pada Senin (10/8/2020).

Peristiwa itu terjadi di Talang Neki, Kampung Karang Umpu, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Lampung, pada Minggu (9/8/2020) malam.

Wanita Muda Pura-pura Temukan Bayi, Setelah Diinterogasi Polisi Ternyata Anaknya Sendiri

Bibi Sempat Memohon tapi Ponakan Tidak Menghiraukan, Sang Paman Akhirnya Tewas

Pria Ini Todong Pistol Saat Hendak Memperkosa Ibu Kandungnya Sendiri

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung mengatakan, peristiwa itu bermula saat KW ditegur oleh istrinya, ES (20) lantaran menciumi sang bayi sambil merokok.

“Ibu korban menegur pelaku karena merokok dekat bayi,” kata Binsar dalam keterangan tertulisnya, Selasa (11/8/2020).

Ilustrasi penemuan bayi
Ilustrasi penemuan bayi (Tribun Jambi)

Usai menegur suaminya, ES yang sedang membersihkan ikan mendengar suara tangis sang bayi.

Begitu melihatnya, ES melihat KW sedang mencekik bayi berumur 40 hari itu.

ES lalu mengambil bayi dari KW sambil memarahinya.

ES lalu menenangkan bayi itu sambil memberinya ASI.

Cekcok kembali terjadi setelah ES menolak permintaan KW yang mengajaknya berhubungan intim.

ES beralasan ia tidak bisa memenuhi keinginan suaminya karena baru 40 hari setelah melahirkan (nifas).

“Pelaku naik pitam dan melakukan kekerasan fisik terhadap anak kandungnya yang masih digendong oleh istrinya itu,” kata Binsar.

ES berusaha melindungi sang bayi dari amukan KW dengan cara membelakangi pelaku.

Namun pelaku masih terus berusaha memukul hingga mengenai kepala belakang bayi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved