Jumat, 5 Juni 2026

Berita Pangkalpinang

Pangkalpinang Waspadai Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku 

Pangkalpinang mewaspadai penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang kembali menyerang ternak di sejumlah daerah di Indonesia

Tayang:
Editor: suhendri
KOMPAS.COM/Dok. DKP3 Sragen
Ilustrasi penyakit mulut dan kaki. Proses vaksinasi sapi untuk mencegah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, pada Selasa (7/1/2024). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang mewaspadai penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang kembali menyerang ternak di sejumlah daerah di Indonesia. 

Demikian disampaikan Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Zunaria, Selasa (7/1/2025).

Meski belum melakukan diagnosis secara klinis, saat ini pihaknya menemukan adanya gejala PMK pada ternak di beberapa wilayah Pangkalpinang.

"Untuk PMK ini ada beberapa tempat ada gejala, tetapi memang tidak parah,” kata Zunaria.

“Memang gejala ini belum dilakukan diagnosis secara klinis, artinya belum diambil sampel darah untuk dicek apakah itu hanya gejala atau PMK, tapi memang (gejala) tidak terlalu parah seperti tahu-tahun sebelumnya," lanjutnya.

Zunaria menuturkan, untuk mengantisipasi merebaknya PMK di Pangkalpinang, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi agar para peternak rutin membersihkan kandang dan memberikan disinfektan secara teratur.

"Kita terus melakukan koordinasi dengan dinas pertanian provinsi dan (pemerintah) pusat untuk vaksin (PMK) ini," ucapnya.


Lebih lanjut, Zunaria menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 1.000 ekor ternak sapi siap potong di Pangkalpinang.

"Kisaran (jumlahnya) sekarang ini kalau sapi betina ideal ada 600 sampai 700 ekor. Untuk sapi siap potong ada sekitar 1.000-an, karena (peternak) mulai isi (stok)," ujarnya. (w4)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved