Berita Pangkalpinang

KWT Cendawan 31 Panen Perdana Selada Hidroponik 

KWT Cendawan 31 di Kelurahan Parit Lalang, Pangkalpinang, melakukan panen perdana selada hidroponik sebanyak 17 kilogram di MIN 2 Pangkalpinang.

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah 
Panen Perdana Selada Hidroponik oleh KWT Cendawan 31 bersama MIN 2 Pangkalpinang dalam Program Kelurahan Tanggap Inflasi bersama Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Jumat (17/1/2025) 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Kelompok Wanita Tani (KWT) Cendawan 31 di Kelurahan Parit Lalang, Pangkalpinang, melakukan panen perdana selada hidroponik sebanyak 17 kilogram di MIN 2 Pangkalpinang, Jumat (17/1). Kegiatan ini merupakan program Kelurahan Tanggap Inflasi yang digagas Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) Perwakilan Babel.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Kota Pangkalpinang, Yiyi Zilaida Dwitri menjelaskan, program Kelurahan Tanggap Inflasi di Parit Lalang merupakan pengembangan dari program serupa yang telah berhasil dilaksanakan pada 2023 di Kelurahan Sinar Bulan dan Kelurahan Bukit Besar. 

Program ini sepenuhnya didanai oleh Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) Babel dan menjadi salah satu upaya strategis dalam pemberdayaan masyarakat untuk menanggulangi inflasi dari tingkat kelurahan.

"Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya melalui kelompok wanita tani (KWT), dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menjadi bagian dari solusi pengendalian inflasi. Di Parit Lalang, KWT Cendawan 31 bermitra dengan MIN 2 Pangkalpinang dan Panti Asuhan Baiturrahmah Annur," ujar Yiyi Zilaida Dwitri.

Panen perdana ini tidak hanya menghasilkan selada hidroponik, tetapi juga menjadi momen edukasi bagi siswa MIN 2 Pangkalpinang. Melalui program ini, siswa dikenalkan dengan budi daya tanaman sejak dini serta diajarkan pentingnya mengonsumsi sayuran demi menjaga pola hidup sehat.

"Program ini bukan hanya soal hasil panen, tetapi juga bagian dari pendidikan kepada generasi muda. Dengan melibatkan sekolah, kita ingin menanamkan kesadaran tentang pentingnya ketahanan pangan dan gaya hidup sehat," tambah Yiyi Zilaida Dwitri.

Kelurahan Parit Lalang kini bergabung dengan dua kelurahan lainnya yang telah lebih dahulu menerapkan program Kelurahan Tanggap Inflasi, yakni Kelurahan Sinar Bulan di Kecamatan Bukit Intan dan Kelurahan Bukit Besar di Kecamatan Girimaya. Ketiga kelurahan ini kini menjadi model dalam upaya pengendalian inflasi berbasis komunitas.

Yiyi Zilaida Dwitri berharap, kolaborasi dengan Bank Indonesia terus berlanjut di masa mendatang agar semakin banyak kelurahan di Pangkalpinang yang dapat mengimplementasikan program serupa. "Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga seperti BI, kita optimistis program ini akan memberikan dampak besar, baik dalam pengendalian inflasi maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat," harapnya. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved