Selasa, 21 April 2026

Berita Pangkalpinang

Waspada Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter di Perairan Bangka Belitung

Potensi gelombang tinggi hingga 2,5 meter tersebut dinilai dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

Editor: suhendri
KOMPAS.com/ ROSYID ASZHAR
Ilustrasi gelombang tinggi 

PANGKALPINANG, BANGKA POS - Stasiun Meteorologi Depati Amir Pangkalpinang mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di perairan Kepulauan Bangka Belitung pada 22 Januari 2025 pukul 07.00 WIB-25 Januari 2025 pukul 07.00 WIB.

Potensi gelombang tinggi hingga 2,5 meter tersebut dinilai dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Depati Amir Pangkalpinang, Nenden Wardani, mengatakan, kondisi sinoptik menunjukkan pola angin di wilayah Babel umumnya bergerak dari arah barat utara dengan kecepatan berkisar 3-15 knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Selat Gelasa," kata Nenden, Selasa (21/1/2025).

Menurut laporan Stasiun Meteorologi, tinggi gelombang 1,25-2,5 meter diperkirakan terjadi di perairan Belitung bagian timur, perairan Belitung bagian utara, perairan Bangka Barat bagian utara, perairan Bangka bagian utara, perairan Bangka Tengah bagian timur, dan perairan Selat Gelasa.

Gelombang tinggi dan kecepatan angin yang signifikan dapat meningkatkan risiko bagi pelayaran, terutama untuk jenis kapal tertentu.

Kecepatan angin 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter berisiko bagi perahu nelayan, kecepatan angin 16 knot dengan tinggi gelombang 1,5 meter berisiko bagi tongkang, dan kecepatan angin 21 knot dengan tinggi gelombang 2,5 meter berisiko bagi kapal feri.

Karena itu, Stasiun Meteorologi Depati Amir Pangkalpinang mengimbau para nelayan, operator tongkang, dan pengelola kapal feri agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi tersebut.

Para pengguna jasa pelayaran diharapkan memantau informasi terkini dari otoritas terkait guna menghindari potensi bahaya di laut.

Pengguna jasa pelayaran dapat mengakses layanan informasi cuaca Stasiun Meteorologi Depati Amir Pangkalpinang atau melalui kanal resmi BMKG lainnya.

"Informasi cuaca maritim yang kami sampaikan ini bertujuan untuk menjaga keselamatan bersama, terutama bagi masyarakat yang bergantung pada aktivitas pelayaran," ujar Nenden. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved