Selasa, 21 April 2026

Berita Pangkalpinang

Stok Bahan Pokok di Pangkalpinang Relatif Aman Jelang Imlek                            

Hasil pemantauan tersebut menunjukkan bahwa stok bahan pokok di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung relatif aman

Editor: suhendri
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
PANTAU HARGA - Penjabat Wali Kota Pangkalpinang Unu Ibnudin bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pangkalpinang dan pemangku kepentingan lainnya memantau harga dan stok bahan pokok menjelang Isra Mikraj 1446 Hijriah dan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, Rabu (22/1/2025). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Penjabat Wali Kota Pangkalpinang Unu Ibnudin bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pangkalpinang dan pemangku kepentingan lainnya, Rabu (22/1/2025), memantau harga dan stok bahan pokok menjelang perayaan dua hari besar keagamaan nasional, Isra Mikraj 1446 Hijriah dan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili.

Pemantauan dilakukan di tiga lokasi di Pangkalpinang, yakni distributor minyak goreng di Pasir Putih, Pasar Ratu Tunggal, dan agen elpiji 3 kg.

Unu Ibnudin menyebutkan, hasil pemantauan tersebut menunjukkan bahwa stok bahan pokok di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung relatif aman dan harganya tetap stabil.

"Kami bersama tim telah memastikan baik stok, distribusi, maupun harga di pasar dan distributor,” kata Unu kepada awak media.

“Tadi kami sudah mengecek ketersediaan minyak goreng, cabai, beras, telur, dan bahan pokok lainnya di Pasar Ratu Tunggal. Alhamdulillah, semuanya aman terkendali," lanjutnya.

Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, harga beras premium berada di level Rp15.567 per kilogram, beras medium Rp14.567 per kilogram, gula pasir PSM Rp19.333 per kilogram, minyak goreng “Minyakita” Rp16.167 per liter, minyak goreng “Fortune” Rp19.000 per liter.

Kemudian, cabai merah besar Rp56.667 per kilogram, cabai rawit Rp60.000 per kilogram, bawang merah Rp37.000 per kilogram, dan bawang putih Rp40.000 per kilogram.

"Jadi melalui pemantauan kami bersama-sama hari ini, seluruh kebutuhan pokok menjelang Imlek ini stoknya aman tercukupi dan harganya terkendali dengan baik," ujar Unu.

Selain bahan pokok, tim juga memantau ketersediaan elpiji 3 kilogram. Hasil pemantauan menunjukkan bahwa kuota elpiji 3 kg untuk Pangkalpinang tercukupi dengan harga tetap pada harga eceran tertinggi (HET) Rp18.000 per tabung.

"Meski sempat ada keterlambatan distribusi akibat gelombang tinggi, kebutuhan bahan pokok hingga gas elpiji untuk Imlek ini tidak sebanyak Idulfitri sehingga tidak ada kendala besar," kata Unu.

Dia menambahkan, pemerintah daerah telah menyiapkan strategi antisipatif, termasuk operasi pasar, jika kondisi cuaca buruk menyebabkan keterbatasan stok bahan pokok.

"Kami bekerja sama dengan Bulog dan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas stok dan harga. Apabila ada gangguan distribusi, operasi pasar menjadi solusi utama," tutur Unu.

Ia pun mengimbau masyarakat agar bijak dalam berbelanja bahan pokok supaya tidak memicu kelangkaan maupun kenaikan harga yang tidak diinginkan.

"Tidak perlu berbelanja secara berlebihan, cukup sesuai kebutuhan. Dengan begitu, kita bisa bersama-sama menjaga stabilitas stok dan harga bahan pokok di pasaran," ujar Unu. 

Stok beras aman hingga Ramadan 

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved