Kabar Belitung Timur
Sekelompok Remaja Berkelahi di Taman Kota Manggar Beltim
Sebuah video memperlihatkan sekelompok remaja terlibat perkelahian dan bentrokan di area Taman Kota Manggar, Belitung Timur viral di media sosial.
MANGGAR, BABEL NEWS - Sebuah video yang memperlihatkan sekelompok remaja terlibat perkelahian dan bentrokan di area Taman Kota Manggar, Belitung Timur viral di media sosial.
Kejadian tersebut diduga terjadi pada Minggu (26/1) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Kapolsek Manggar AKP Abdul Haris membenarkan insiden tersebut. Pihaknya mengaku masih menyelidiki penyebab peristiwa tersebut.
Dia mengimbau masyarakat, khususnya para remaja di Belitung Timur, untuk tidak mengonsumsi minuman keras yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Kapolsek juga meminta masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama di tempat-tempat wisata yang ada di Kecamatan Manggar.
"Langkah kami ke depan adalah melakukan koordinasi dengan Polres dan Forkopimca untuk meningkatkan kegiatan patroli di tempat wisata, khususnya di kawasan SKM," ujar Abdul Haris.
Pihak kepolisian juga mengimbau orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, terutama di malam hari, guna mencegah kejadian serupa terulang.
Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait motif bentrokan tersebut dan akan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam aksi yang meresahkan masyarakat ini.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena lokasi kejadian merupakan salah satu kawasan wisata yang sering dikunjungi oleh warga, terutama pada akhir pekan.
Sementara itu Camat Manggar Herri Susanto menyampaikan, kekecewaannya terkait insiden kenakalan sekelompok remaja yang berkelahi dan bentrok di Taman Kota Manggar yang diduga terjadi Minggu (26/1) dini hari.
Dia menyesalkan bahwa taman kota yang seharusnya menjadi tempat rekreasi bagi masyarakat malah sering disalahgunakan oleh remaja untuk nongkrong, mabuk dan berkelahi.
"Yang pasti, kami sangat kecewa karena anak muda kita banyak yang menjadikan Taman Kota sebagai tempat nongkrong, mabuk dan berkelahi. Seharusnya, taman ini dimanfaatkan untuk masyarakat berekreasi dan bersantai. Sayangnya, ini sudah kesekian kalinya terjadi," ujar Herri.
Dia menuturkan, pihak kecamatan sebelumnya telah beberapa kali membubarkan kerumunan remaja yang mabuk dan bertikai di lokasi tersebut.
Bahkan, lanjutnya, dalam rapat terkait geng motor yang digelar pekan lalu, permasalahan ini sudah dibahas dengan pihak-pihak terkait yang bertanggung jawab atas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurut Herri, upaya patroli dari instansi terkait saja tidak cukup untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Dia menegaskan bahwa diperlukan perhatian lebih, termasuk penataan ulang taman agar lebih nyaman dan layak sebagai ruang publik yang positif.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Kapolsek-Manggar-AKP-Abdul-Haris.jpg)