Kamis, 4 Juni 2026

Berita Pangkalpinang

Pangkalpinang Kini Punya Fasilitas Cath Lab, Pasien Stroke Tak Perlu Lagi ke Luar Daerah 

RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang kini memiliki fasilitas Catheterization Laboratory

Tayang:
Editor: suhendri
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
PERIKSA PERALATAN DI CATH LAB - Tim medis RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang memeriksa kesiapan peralatan di ruang Cath Lab (Catheterization Laboratory) untuk melakukan tindakan perdana neurointervensi dengan prosedur Cerebral Digital Subtraction Angiography (DSA), Jumat (31/1/2025). Tindakan neurointervensi pertama dengan metode DSA sukses dilakukan di laboratorium tersebut. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Pangkalpinang kini memiliki fasilitas Catheterization Laboratory (Cath Lab) untuk menangani pasien dengan gangguan pembuluh darah otak, termasuk penderita stroke.

Pada Jumat (31/1/2025), tindakan neurointervensi pertama dengan metode Cerebral Digital Subtraction Angiography (DSA) sukses dilakukan di laboratorium tersebut.

Keberadaan fasilitas Cath Lab di RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang tentu menjadi angin segar bagi masyarakat Kepulauan Bangka Belitung, khususnya bagi mereka yang membutuhkan layanan neurointervensi.

"Dengan fasilitas ini, pasien kini tak lagi harus keluar kota untuk mendapatkan penanganan gangguan pembuluh darah otak yang lebih cepat dan efektif," kata Andra Vernandi, dokter spesialis neurologi, fellowship neuro intervensi RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang, usai melakukan tindakan DSA Cerebral perdana, Jumat (31/1/2025).

Andra menjelaskan, prosedur tersebut memungkinkan dokter untuk mendeteksi kelainan pembuluh darah otak tanpa perlu melakukan operasi terbuka.

DSA Cerebral adalah prosedur radiologi yang digunakan untuk memeriksa apakah ada penyumbatan atau penyempitan pada pembuluh darah yang menuju otak. 

“Prosedurnya dengan memasukkan kateter melalui pembuluh darah paha hingga ke otak, lalu menyuntikkan zat kontras agar kondisi pembuluh darah dapat terlihat jelas," ujar Andra.

Selain sebagai pemeriksaan diagnostik, kata Andra, DSA Cerebral juga membuka peluang untuk tindakan lanjut seperti pemasangan stent (ring) pembuluh darah otak bagi pasien yang mengalami penyempitan.

Keberhasilan tindakan perdana tersebut pun menjadi langkah awal bagi RSUD Depati Hamzah dalam mengembangkan layanan kesehatan saraf yang lebih komprehensif.

Program KJSU

Pengadaan alat ini merupakan bagian dari implementasi program Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefro (KJSU) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), yang bertujuan mendekatkan layanan kesehatan spesialis kepada masyarakat tanpa harus menunggu lama atau menempuh perjalanan jauh.

Dengan adanya layanan tersebut di RSUD Depati Hamzah, pasien dengan indikasi stroke atau gangguan pembuluh darah otak di Bangka Belitung kini bisa mendapatkan penanganan lebih cepat tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

Hal ini sangat penting mengingat pasien stroke sering mengalami keterbatasan mobilitas yang membuat perjalanan jauh menjadi tantangan tersendiri.

"Sebelumnya, pasien harus ke luar daerah seperti ke Palembang atau Jakarta untuk mendapatkan tindakan ini. Tetapi sekarang mereka bisa langsung ditangani di Pangkalpinang," ujar Andra.

Ke depan, lanjut dia, layanan Cath Lab juga diharapkan dapat bekerja sama dengan BPJS Kesehatan agar makin banyak pasien yang bisa memanfaatkannya.

"Saat ini kami masih dalam proses pengajuan ke BPJS. Semoga ke depannya layanan ini bisa segera terintegrasi agar pasien BPJS juga dapat merasakan manfaatnya," tuturnya. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved