Kamis, 23 April 2026

Berita Bangka Selatan

617 Honorer Bangka Selatan Ikut Rekrutmen PPPK Tahap Kedua

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mencatat sebanyak 617 tenaga honorer ikut dalam seleksi rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) di daerah itu.

Tribunnews
Begini Cara Cek Nama Honorer di Database BKN Agar Masuk Prioritas Lulus PPPK 2024 

TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mencatat sebanyak 617 tenaga honorer ikut dalam seleksi rekrutmen aparatur sipil negara (ASN) di daerah itu. Mereka ambil bagian dalam rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tahap kedua. Rencananya mereka akan segera mengikuti tes seleksi kompetensi dalam beberapa bulan ke depan.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Bangka Selatan, Suprayitno berujar, 617 orang ikut seleksi tersebut terdiri dari beberapa kategori formasi yang disediakan. Mayoritas pelamar ingin mengisi jabatan teknis total 489 orang. Dilanjutkan formasi tenaga kesehatan sebanyak 80 orang pelamar dan 48 orang pelamar tenaga kependidikan alias guru.

"Untuk rekrutmen PPPK tahap kedua sekarang sudah mulai tahapan. Ada 617 orang pelamar ikut seleksi," kata Suprayitno, Rabu (5/2).

Suprayitno membeberkan dalam seleksi PPPK tahun 2024 pemerintah daerah menyediakan 975 alokasi formasi. Jumlah itu terdiri dari 745 formasi tenaga teknis, 133 formasi tenaga kesehatan dan 97 formasi guru. Rekrutmen dibuka selama dua tahap, untuk tahap pertama diprioritaskan bagi pelamar prioritas. Meliputi pelamar prioritas guru dan D-IV bidan pendidik tahun 2023, eks tenaga honorer kategori II atau eks THK-II dan tenaga non-ASN yang terdata dalam pangkalan data atau database BKN.

Dengan jumlah tenaga non-ASN yang ikut seleksi mencapai 1.744 orang. Terdiri dari 1.586 orang pelamar formasi teknis, 102 orang formasi tenaga kesehatan dan 56 orang formasi guru. Sedangkan seleksi PPPK tahap pertama formasi baru terisi sebanyak 809 formasi. Rinciannya 702 formasi teknis, 54 formasi tenaga kesehatan dan 53 formasi guru. Sedangkan sisanya sebanyak 935 orang tenaga honorer lainnya akan diangkat menjadi PPPK paruh waktu

"Jadi masih ada sisa sebanyak 166 formasi PPPK yang belum terpenuhi. 43 formasi teknis, 79 formasi tenaga kesehatan dan 44 formasi guru yang akan diisi melalui rekrutmen PPPK tahap kedua," terang Suprayitno.

Dalam proses rekrutmen PPPK tahap kedua lanjut dia, terdapat beberapa kriteria pelamar tambahan sebagaimana diatur dalam ketentuan. Yakni Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) nomor 15 tahun 2025 tentang kriteria pelamar tambahan dan mekanisme pengolahan nilai. Pelamar tambahan adalah pegawai non-ASN yang masuk dalam database atau pangkalan data Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Terutama tidak memenuhi syarat (TMS) seleksi administrasi pengadaan PPPK tahap pertama dan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Lalu, belum melamar seleksi pengadaan ASN, memenuhi syarat administrasi akan tetapi tidak mengikuti seleksi kompetensi PPPK tahap pertama maupun CPNS. 

Pelamar dapat melamar sesuai dengan kualifikasi pendidikan dan jabatan diduduki saat ini. Apabila nantinya terdapat kebutuhan yang belum terpenuhi setelah seleksi PPPK tahap kedua, dapat diisi dengan pelamar pada jabatan dan kualifikasi pendidikan sama.

Baik dari unit penempatan atau lokasi berbeda dengan ketentuan kelulusan. Pertama, pelamar prioritas, eks THK-II, pegawai terdaftar dalam database BKN dan aktif bekerja pada instansi pemerintah. Kemudian, pegawai aktif bekerja paling sedikit dua tahun terakhir secara berturut-turut. Terakhir lulusan pendidikan profesi guru (PPG) yang masuk pangkalan data kelulusan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

"Pegawai non-ASN yang telah mengikuti seluruh tahapan seleksi namun tidak mendapatkan formasi termasuk pelamar CPNS tidak lulus seleksi akan diangkat menjadi PPPK paruh waktu," jelasnya. (u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved