KPU Pangkalpinang Evaluasi Pilkada 2024

Masukan yang disampaikan oleh beberapa pihak tersebut diharapkan bisa menjadi bekal untuk pelaksanaan pilkada ulang pada Agustus 2025

Editor: suhendri
Bangka Pos/Rifqi Nugroho
MEMBERI KETERANGAN PERS - Ketua KPU Kota Pangkalpinang Sobarian memberikan keterangan kepada awak media usai kegiatan evaluasi pelaksanaan Pilkada 2024, Rabu (19/2/2025). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang, Rabu (19/2/2025), melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pilkada serentak tahun 2024.

Kegiatan ini bertujuan meminta masukan dari seluruh pemangku kepetingan (stakeholder) terkait pelaksanaan pilkada yang berlangsung pada November 2024 lalu.

Ketua KPU Kota Pangkalpinang Sobarian mengatakan, masukan yang disampaikan oleh beberapa pihak tersebut diharapkan bisa menjadi bekal untuk pelaksanaan pilkada ulang pada Agustus 2025 mendatang.

"Jadi masukan-masukan itu bisa kita antisipasi dan kita punya strategi-strategi baru di pilkada ulang nanti," kata Sobarian.

"(Saran perbaikan itu) mulai dari sistem, di bagian administrasi, dan juga soal strategi sosialisasi kami seperti yang disampaikan teman-teman partai politik," ujarnya.

Partisipasi pemilih

Sementara itu, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengajak semua pihak untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada pilkada ulang di Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka, 27 Agustus 2025.

Ketua Bawaslu Provinsi Babel, EM Osykar, mengatakan, semua pihak memiliki peran penting untuk meningkatkan angka partisipasi pemilih di dua daerah tersebut agar lebih baik dari momen pilkada 2024 lalu.

"Partisipasi pilkada ulang, baik itu partisipasi dalam memilih dan juga mengikuti kontestasi ini bertambah dari sebelumnya, karena kita lihat, dua daerah ini partisipasinya lumayan rendah," kata Osykar, Kamis (20/2/2025).

Selain itu, dia juga berharap agar jumlah pasangan calon wali kota dan wakil wali kota dalam pilkada ulang nanti bisa meningkat dari sebelumnya yang hanya ada calon tunggal.

"Di kontestasi ini sangat terbuka, apalagi pasca putusan MK (jumlah persentase dukungan) itu," ujarnya. (w4)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved