Senin, 20 April 2026

Berita Pangkalpinang

Berperan Menguatkan Ekonomi Masyarakat, Bangka Belitung Miliki 812 Koperasi Aktif

Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat, terdapat sebanyak 812 koperasi aktif.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Kepala Bidang Koperasi, Dinas Koperasi dan UKM Bangka Belitung, Sopiar 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat, terdapat sebanyak 812 koperasi aktif yang tersebar di 7 kabupaten/kota di Provinsi Bangka Belitung hingga akhir Desember 2024.

Diketahui, untuk jumlah koperasi aktif mengalami peningkatan pada tahun 2024, dengan jumlah koperasi aktif sebanyak 812 unit. Sedangkan, di tahun 2023 berjumlah 773 unit koperasi.

Kabid Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Bangka Belitung, Sopiar mengungkapkan, perkembangan koperasi di wilayah Bangka Belitung berdasarkan data ODS Kemenkop UKM terjadi peningkatan dari jumlah koperasi dari tahun 2023 ke tahun 2024.

"Jumlah koperasi dari tahun ke tahun saat ini, terjadi peningkatan. Begitu juga dengan koperasi aktif, yang terus mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya," ujar Sopiar, Kamis (27/2).

Sopiar mengatakan peningkatan tersebut menandakan keberadaan koperasi, berperan dalam membantu anggotanya. "Namun selain untuk anggota koperasi juga diharapkan, dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar lokasi koperasi. Koperasi memiliki peran, dalam ekonomi anggota dan masyarakat. Untuk itu pengurus koperasi diminta untuk membina anggotanya secara aktif dan bergerak di berbagai sektor, sehingga keberadaan koperasi tetap eksis dan bisa menjangkau mssyarakat yang lebih luas," jelasnya.

Ia menjelaskan, dari 812 koperasi aktif, sebanyak 288 koperasi di antaranya, telah melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT). "Koperasi harus RAT setiap tahun apabila koperasi tidak RAT selama beberapa tahun berturut-turut, maka koperasi bisa masuk kategori tidak sehat atau tidak aktif," ucapnya.

Pihaknya juga akan terus mendorong koperasi yang tidak aktif agar aktif dengan memberikan pembinaan dan pendampingan. "Kita akan survei dan cek apa yang menjadi sebabnya, kemudian diberikan solusi dan didampingi agar bisa aktif kembali," ungkapnya. (riz)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved