Jumat, 5 Juni 2026

Berita Bangka Selatan

17 Pemuda Bangka Selatan Lolos Seleksi TNI AD

Belasan putra terbaik asal Kabupaten Bangka Selatan, lolos seleksi calon tamtama TNI Angkatan Darat (AD) gelombang I tahun 2025.

Tayang:
Dokumentasi Kodim 0432/Bangka Selatan
LOLOS CALON TAMTAMA – Beberapa orang pemuda asal Kabupaten Bangka Selatan saat foto bersama usai lolos seleksi calon tamtama gelombang I TNI AD, Kamis (27/2/2025). Total terdapat 17 orang putra daerah lolos seleksi rekrutmen TNI AD. 

TOBOALI, BABEL NEWS - Belasan putra terbaik asal Kabupaten Bangka Selatan, lolos seleksi calon tamtama TNI Angkatan Darat (AD) gelombang I tahun 2025. Dalam waktu dekat rencananya mereka akan segera mengikuti pendidikan militer di beberapa tempat yang telah ditetapkan. 

Komandan Kodim 0432/Bangka Selatan, Letkol Arh Sebmy Setiawan mengatakan, terdapat beberapa orang putra terbaik dari daerah itu lolos seleksi akhir calon tamtama TNI AD. Keputusan ini ditetapkan dalam sidang penentuan di Mako Secata Rindam II/Sriwijaya, Puntang, Lahat pada Senin (24/2). Dari total 1.754 peserta yang dinyatakan lulus, 17 di antaranya berasal dari Kabupaten Bangka Selatan.

"Kodim 0432/Bangka Selatan mengirimkan 23 calon yang telah melewati serangkaian tahapan seleksi tingkat daerah dan pusat. Dari jumlah tersebut, 17 peserta dinyatakan lulus," kata Sebmy Setiawan, Kamis (27/2).

Menurutnya, 17 peserta yang lolos paling banyak dari Kecamatan Toboali sebanyak 12 orang. Disusul, Kecamatan Lepar tiga orang dan satu orang dari Kecamatan Airgegas dan Kecamatan Tukak Sadai. Mereka nantinya akan menjalani pendidikan militer di lima lembaga pelatihan. Mulai dari Rindam I/Bukit Barisan, Sumatera Utara dan Rindam II/Sriwijaya, Palembang, Sumatera Selatan.

Sisanya menempuh pendidikan di Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif), Pusat Pendidikan Ajudan Jenderal (Pusdik Ajen) dan Pusat Pendidikan Pembekalan dan Angkutan (Pusdik Bekang), Bandung, Jawa Barat. 

Dirinya menegaskan, seleksi dilakukan secara ketat dan transparan serta tanpa kecurangan. Dipastikan hanya kandidat terbaik yang diterima dalam proses seleksi calon tamtama.Setiap proses seleksi dirancang dengan baik dan dilakukan secara ketat tanpa adanya praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

"Ini penting untuk menjaga kualitas prajurit yang direkrut demi memperkuat TNI AD," jelas Sebmy Setiawan.

Ia mengingatkan bahwa seluruh proses seleksi penerimaan prajurit TNI AD tidak dipungut biaya. Sebmy Setiawan berharap ke depan semakin banyak putra maupun putri asal Kabupaten Bangka Selatan yang mengabdi kepada negara melalui jalur TNI. Sehingga para calon prajurit perlu menyiapkan jasmani dan kesehatan dengan baik.

"Kami ingin memastikan setiap anak bangsa yang ingin mengabdi melalui TNI AD memiliki kesempatan yang sama, tanpa ada pungutan biaya," sebutnya. (u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved