Selasa, 21 April 2026

Berita Pangkalpinang

Baznas Bangka Belitung Gencarkan Penerimaan Zakat 

Baznas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan akan terus meningkat penerimaan zakat yang kini hanya menyentuh di kisaran Rp400 juta.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)
Ketua Baznas Provinsi Bangka Belitung, Mulyadi 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan akan terus meningkat penerimaan zakat yang kini hanya menyentuh di kisaran Rp400 juta.

Ketua Baznas Bangka Belitung, Mulyadi mengakui, adanya penurunan yang cukup signifikan sejak 2020 hingga sekarang. "Memang saya melihat turunnya memang begitu sangat signifikan dari tahun 2020 itu pengumpulan Rp1,2 miliar bahkan Rp1,3 miliar. Sampai terakhir 2024 itu begitu saya berada di Baznas Bangka Belitung, pengumpulan kita turunnya sangat drastis pada angka sekitar Rp400 jutaan," ujar Mulyadi, Selasa (4/3).

Dengan kondisi tersebut, Mulyadi menekankan akan melakukan evaluasi secara menyeluruh termasuk ke bagian internal Baznas sendiri. Selain itu pihaknya juga telah mendatangi DPRD Provinsi Bangka Belitung, guna menyikapi permasalahan ekonomi umat yang ada di Bangka Belitung saat ini.

"Kita akan melakukan pengumpulan yang optimal terhadap zakat, sehingga dengan optimalisasi pengumpulan itu akan banyak nantinya masyarakat Bangka Belitung baik itu yang khususnya masuk dalam kategori mustahik itu bisa kita bantu. Lalu dalam pendistribusian maupun khususnya pendayagunaannya nantinya, lebih banyak pada menyentuh masyarakat yang ekonominya rendah," jelasnya.

Lebih lanjut dengan kondisi pengumpulan Baznas saat ini yang minim, pihaknya akan memprioritaskan sesuatu yang hidup ketimbang sesuatu yang memang tidak bergerak. Diakuinya, bantuan akan banyak diberikan kepada masyarakat yang berobat, biaya pendidikan termasuk juga biaya usaha.

"Saya pikir dengan kondisi pengumpulan yang kecil ini, akan jauh lebih bermanfaat ketimbang distribusi kepada 'benda mati'. Artinya tanpa kita bantu pun dia tidak menjadi masalah sebelumnya, tapi ketika benda hidup manusia yang ketika mereka sedang berada di rumah sakit tentuya berbeda. Kalau tidak kita bantu kan kaitannya, dengan nasib nyawa makhluk hidup," ungkapnya. (riz)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved