Berita Pangkalpinang
DPRD Upayakan Pemulangan 81 Warga Bangka Belitung Jadi Korban TPPO dari Myanmar
Didit Srigusjaya memastikan, pihaknya terus mengupayakan pemulangan WNI asal Bangka Belitung yang menjadi korban TPPO.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya memastikan, pihaknya terus mengupayakan pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) asal Bangka Belitung yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dari Myanmar. Saat ini, tercatat 81 warga Bangka Belitung terdeteksi menjadi korban.
Hal tersebut disampaikan Didit Srigusjaya usai pertemuan dengan sejumlah Direktur Jenderal di Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI), Jumat (7/3). "Saya bersama Pj Gubernur Sugito mendiskusikan nasib dan kondisi masyarakat Babel korban TPPO yang saat ini terjebak di perbatasan Myanmar dan Thailand, tepatnya di daerah Myawaddy dengan tujuan Kamboja. Pihak Kementerian menyampaikan bahwa kondisi mereka saat ini baik, dan Insya Allah dalam waktu dekat akan ada proses pemulangan sekitar 500 WNI," ujar Didit Srigusjaya.
Meski demikian, proses pemulangan korban ini tidak berjalan instan. Didit menekankan komunikasi dengan Pemerintah Myanmar harus dilakukan melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, sehingga membutuhkan koordinasi intensif.
"Dalam waktu dekat, kami akan mengundang keluarga korban untuk memberikan informasi utuh agar mereka tidak cemas. Kami juga akan mendatangi Kemenlu untuk memastikan proses pemulangan berjalan lancar," jelasnya.
Biaya pemulangan menjadi tantangan lain, dengan estimasi Rp27 juta per orang. Untuk itu, Didit menegaskan perlunya sinergi antar-pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota. "Seluruh pihak harus bergerak bersama. Warga Babel ini adalah saudara kita yang harus diselamatkan," tuturnya.
Didit Srigusjaya juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpancing iming-iming kerja berpenghasian tinggi dari agen tenaga kerja ilegal. "Berdasarkan informasi, korban mengira akan bekerja di Malaysia, Thailand, atau Filipina, tetapi justru dibawa ke Myanmar. Waspadalah dan pastikan agen perekrut memiliki izin resmi," tegasnya.
Ia menekankan DPRD dan Pemprov Bangka Belitung akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat pemulangan. "Kami mohon keluarga korban bersabar. DPRD dan Pemprov Babel berupaya maksimal mencari solusi terbaik," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, dua dari 69 warga Babel yang menjadi korban TPPO di perbatasan Myanmar telah berhasil kembali ke tanah air. Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bangka Belitung, Elius Gani saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Rabu (5/3).
"Informasi dari Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia seperti itu, sekarang sudah berada di rumah perlindungan dan trauma center Kemensos di Jakarta," ujar Elius.
Namun saat dikonfirmasi lebih jauh, Elius mengatakan masih belum mendapat data dan Informasi secara lengkap terkait hal tersebut. "Untuk data belum ada," tuturnya.
Sebelumnya Elius mengungkapkan 69 warga Babel itu nekat berangkat ke luar negeri karena tergiur pekerjaan dengan gaji tinggi di Kamboja. Bukannya mendapatkan pekerjaan yang dijanjikan, mereka justru dipaksa menjadi pelaku penipuan online (scammer) dan operator judi online di Kota Myawaddy, Myanmar.
Puluhan warga asal Bangka Belitung tersebut bersama dengan WNI lainnya dijebak dan dipaksa bekerja di bawah ancaman dan tekanan. Pemerintah Indonesia saat ini masih mengupayakan cara-cara diplomatik untuk membantu pemulangan pekerja migran Indonesia unprosedural yang tertawan di Myanmar tersebut. (riz)
| 2 Guru Besar dan 3 Lektor Kepala Ikut Fit and Proper Test Calon Rektor IAIN SAS Babel |
|
|---|
| Dedy Yulianto Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara |
|
|---|
| SPMB SMA Sederajat 2026/2027: Total Daya Tampung Babel 27.864 siswa |
|
|---|
| Realisasi Kinerja Sejumlah OPD Pangkalpinang Belum Mencapai Target |
|
|---|
| Realisasi Kinerja 3 OPD Kota Pangkalpinang Masih di Bawah 15 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250307-Ketua-DPRD-BABEL-Didit-Srigusjaya-bersama-dengan-Pj-Gubernur-Sugito-1.jpg)