Selasa, 21 April 2026

Pemotor Jadi Korban Lakalantas Maut di Bangka Tengah    

Kecelakaan maut melibatkan sebuah sepeda motor dan sebuah truk mengangkut pupuk terjadi di jalan Desa Jeruk, Kecamatan Pangkalanbaru, Bangka Tengah

Editor: suhendri
KOLASE/SERAMBINEWS.COM
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas 

PANGKALANBARU, BABEL NEWS - Kecelakaan maut melibatkan sebuah sepeda motor dan sebuah truk mengangkut pupuk terjadi di jalan Desa Jeruk, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah, Senin (10/3/2025) pagi.

Kecelakaan dipicu truk yang parkir di bahu jalan kemudian dihantam oleh sepeda motor.

Akibat kecelakaan itu, pengendara sepeda motor bernama Sri Suryani meninggal dunia. 

Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas Polresta Pangkalpinang, Ipda Eko Pamuji, mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat truk Mitsubishi bernomor polisi BE 8531 GBA bermuatan pupuk melaju dari arah Pangkalpinang menuju Koba, Bangka Tengah, sekitar pukul 01.00.

Namun, saat melintas di jalan Desa Jeruk, Kecamatan Pangkalanbaru, tepatnya di bengkel Hian Motor, truk yang dikemudikan M Raefaldi Alfauzan dengan penumpang Rizki A Syahputra, itu mengalami masalah dan parkir di bahu jalan.

Mereka kemudian memberikan isyarat menggunakan sebuah kursi dan rerumputan.

"Jadi, kondisi kendaraan truk ini mati dan terparkir di bahu jalan karena mengalami trouble," kata Eko.

Sekitar pukul 05.30 WIB, lanjut dia, sepeda motor Yamaha N-Max yang dikendarai Sri Suryani menabrak truk yang parkir di bahu jalan tersebut.

Saat itu, korban juga melaju dari arah Pangkalpinang menuju Koba.

"Karena jaraknya sudah dekat, lalu tidak bisa menghindar dari kendaraan truk. Pengendara kendaraan roda dua menabrak bodi belakang truk dan terjadilah laka ganda," ujar Eko.

"Akibat kejadian tabrakan ganda, pengendara kendaraan roda dua mengalami luka-luka parah hingga mengakibatkan korban meninggal dunia," lanjutnya.

Sepeda motor yang terlibat kecelakaan dan sopir truk sudah dibawa ke Mapolresta Pangkalpinang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Adapun truk masih dalam perbaikan yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan.

"Sampai saat ini kita masih melakukan pemeriksaan terhadap sopir truk, sedangkan pengendara kendaraan roda dua memang kondisinya sudah meninggal dunia," ujar Eko.

"Tetap kita proses lebih lanjut. Kendaraannya sudah kita amankan yang roda dua, nanti untuk kendaraan truk setelah diperbaiki akan dibawa ke mapolresta karena tadi kondisinya masih rusak," tuturnya. (v1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved