Selasa, 21 April 2026

Penemuan Jenazah Pria di Mentok, Kapolsek: Mulut Mengeluarkan Cairan

Ahmad (41) ditemukan meninggal di sebuah rumah di Kampung Mentok Asin, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok

Editor: suhendri
Tribun Bali/Dwi S
Ilustrasi jenazah 

MENTOK, BABEL NEWS - Ahmad (41), warga Dusun I Bulu Payung, Sumbergede, Kecamatan Sekampung, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, ditemukan meninggal di sebuah rumah di Kampung Mentok Asin, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (9/3/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.

Kasus penemuan jenazah tukang pasang tenda ini ditangani oleh aparat kepolisian setempat.

Kepala Kepolisian Sektor Mentok, Iptu Rusdi Yunial, mengatakan, polisi telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), memasang garis polisi, dan melakukan identifikasi awal.

“Jenazah saat ini telah dilakukan evakuasi ke RSUD Sejiran Setason dan polisi melakukan pulbaket terhadap warga sekitar dan keluarga,” kata Rusdi kepada Bangka Pos, Senin (10/3/2025).

"Berdasarkan keterangan di lapangan didapatkan fakta dan informasi, tubuh korban saat ditemukan dalam keadaan telungkup tanpa menggunakan busana bagian bawah, menggunakan kaus singlet warna putih, kondisi mulut mengeluarkan cairan diduga darah yang sudah mengeras," ujarnya. 

Secara kasatmata, lanjut Rusdi, tidak terlihat luka atau tanda-tanda kekerasan pada jenazah Ahmad.

Rumah yang ditempati Ahmad juga didapati dalam keadaan rapi.

"Keterangan dari beberapa saksi, yang tinggal bersama saudara Caong rekan korban, namun dalam beberapa hari Caong sedang berada di Pangkalpinang dan yang bersangkutan menderita sakit asam urat," tutur Rusdi. 

Dia menambahkan, Caong selaku pemilik rumah dan rekan Ahmad sedang dalam perjalanan dari Pangkalpinang menuju Mentok untuk mengurus jenazah pria berusia 41 tahun tersebut.

Selain itu, mereka akan menghubungi pihak keluarga Ahmad yang berada di Lampung. 

Dimakamkan di Mentok

Ketua RT 02 Kampung Mentok Asin, Ari Wansuyo, mengatakan, rumah yang ditempati Ahmad adalah rumah majikan pria asal Lampung tersebut.

"Itu rumah majikan korban, soalnya yang bersangkutan kerja sebagai tukang pasang tenda,” kata Ari kepada Bangka Pos, Senin (10/3/2025).

Ari menyebutkan, usai dilakukan pemeriksaan di RSUD Sejiran Setason, jenazah Ahmad dikebumikan di TPU Mentok Asin, tidak dipulangkan ke kampung halamannya di Lampung Timur.

"Tidak dibawa pulang ke kampung, soal alasannya apa, majikan yang bersangkutan yang tahu. Tadi jenazah baru keluar dari rumah sakit, disalatkan kemudian dikubur di TPU Mentok Asin," ujarnya. (riu)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved