Kabar Belitung Timur
Bupati Belitung Timur Ingatkan KONI Bina Atlet Lokal Bukan Beli Pemain Luar
Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten mengingatkan pentingnya pembinaan atlet lokal dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga di daerah.
MANGGAR, BABEL NEWS - Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten mengingatkan pentingnya pembinaan atlet lokal dalam upaya meningkatkan prestasi olahraga di daerah.
Ia menekankan agar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Belitung Timur lebih fokus mengundang pelatih nasional untuk meningkatkan kualitas atlet ketimbang mendatangkan pemain dari luar daerah.
Hal ini disampaikan Kamarudin saat menghadiri pengukuhan dan pelantikan pengurus KONI Belitung Timur periode 2025-2029 di Auditorium Zahari MZ, Rabu (12/3).
"Tolong juga setiap ada pertandingan, datangkan pelatih nasional untuk atlet kita, supaya mereka bisa bersaing, bukan membeli atau mendatangkan atletnya dari luar, KTP diubah. Tidak baik. Kita mau mendidik atlet lokal, jangan membeli atlet dari luar," ujar pria yang akrab disapa Afa ini.
Ia pun meminta agar sering digelar pertandingan agar dapat mencari atlet, sekaligus menjaring bibit-bibit muda yang berpotensi menjadi atlet.
Dengan demikian, ia berharap kepengurusan baru KONI Beltim dapat membawa para atlet daerah berprestasi baik di tingkat lokal, regional maupun nasional.
Afa juga diketahui pernah memimpin KONI Beltim pada 2012-2016. Di masanya memimpin KONI, Beltim meraih prestasi terbaik dengan menjadi juara umum kedua pada Porprov Bangka Belitung kala itu.
Sementara itu, kepemimpinan KONI Belitung Timur resmi diketuai oleh Hendro. Dalam sambutannya, ia menyatakan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah untuk menghadapi tantangan efisiensi anggaran.
"Menjadi tantangan bagi kepengurusan KONI dalam menyiasati agar tetap berprestasi. Kita tidak bisa melepas sinergisitas, karena dengan demikian dapat membangun prestasi olahraga yang lebih baik," jelas Hendro.
Terima Hibah Rp1,1 Miliar
Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Belitung Timur (KONI Beltim) menerima dana hibah sebesar Rp1,1 miliar untuk tahun ini.
Ketua KONI Beltim Hendro mengakui, bahwa efisiensi anggaran menjadi tantangan dalam membina dan memotivasi atlet lokal.
Untuk itu, KONI Beltim menggagas pembentukan Dewan Penyantun sebagai upaya mendukung perkembangan olahraga di daerah tersebut.
"Karena efisiensi anggaran, kami kesulitan dalam membangun dan memotivasi atlet. Oleh karena itu, kami membentuk Dewan Penyantun yang terdiri dari individu dan perusahaan. Sesuai AD/ART KONI, pembentukan Dewan Penyantun diperbolehkan, dan dalam SK yang baru saja dikeluarkan, mitra-mitra kami juga dimasukkan ke dalamnya," ujar Hendro saat pelantikan kepengurusan KONI Beltim yang baru, Rabu (12/3).
Dewan Penyantun ini diharapkan dapat memberikan dukungan finansial maupun non-finansial untuk mendukung pengembangan olahraga di Beltim.
Hendro menekankan pentingnya sinergi antara KONI, pemerintah daerah, dan mitra-mitra eksternal, termasuk Dispora Beltim dan pemerintah provinsi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/PELANTIKAN-KEPENGURUSAN-Pelantikan-kepengurusan-KONI.jpg)