Kabar Belitung Timur
Sosok Deasy Arisanty Berhasil Jadi Guru Besar di ULM
Di usia yang baru menginjak 40 tahun, Deasy berhasil menjadi menjadi Guru Besar di Universitas Lambung Mangkurat.
GANTUNG, BABEL NEWS - Kecamatan Gantung tidak hanya berhasil melahirkan Basuki Tjahaja Purnama seorang pengusaha dan politikus atau Andrea Hirata yang seorang novelis, namun juga berhasil melahirkan profesor muda bernama Deasy Arisanty.
Perempuan kelahiran Gantung ini pantas dijuluki kartini masa kini. Di usia yang baru menginjak 40 tahun, Deasy berhasil menjadi menjadi Guru Besar di Universitas Lambung Mangkurat.
Untuk berada di titik tersebut tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Deasy telah melewati proses perjuangan yang begitu panjang.
Lulus dari SMA Negeri 1 Manggar, Deasy melanjutkan pendidikan ke Kota Yogyakarta. Ia mengambil jurusan Geografi di Universitas Gadjah Mada dan berhasil menyandang gelar sarjana di tahun 2004.
Perjalanan karirnya dimulai saat Deasy harus kembali harus merantau lebih jauh lagi menjadi dosen di Universitas Lambung Mangkurat Kalimantan Selatan.
Deasy mengaku tidak pilih-pilih daerah untuk menggapai impiannya, ia berani berkarir di seluruh wilayah di Indonesia.
"Meski saya dari pelosok Sumatera setelah itu ke Jawa, saya tidak pilih-pilih daerah. Saya siap berkarir di seluruh wilayah Indonesia, apalagi orang yang mau menekuni bidang geografi masih sangat minim di tahun itu, jadi saya siap berkontribusi di Kalimantan Selatan," ungkap Deasy kepada posbelitung.co di acara Seminar Deep Learning, Senin (14/4).
Setelah menjadi dosen, ambisi untuk mendapatkan banyak ilmu merasuk ke dalam diri Deasy.
Berangkat dari keluarga yang berlatar bidang pendidikan, ia dengan mantap menempuh pendidikan magister kembali di Universitas Gadjah Mada dengan bidang yang sama, yakni Geografi.
Di tahun 2010, gelar magister yang berhasil ia raih tak membuatnya puas, di tahun yang sama ia langsung melanjutkan pendidikan doktor di universitas yang sama, Universitas Gadjah Mada dengan bidang keilmuan Geografi dan berhasil lulus di tahun 2013.
Berkat kontribusinya yang besar dan tekad kuat, ia berhasil diamanahi Universitas Lambung Mangkurat untuk menjadi guru besar.
Sekarang selain menjadi dosen, ia menjabat menjadi Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat.
Deasy mengungkapkan perasaan senangnya karena berhasil menggapai impiannya menjadi seorang peneliti.
"Dari awal memang saya tertarik dengan dunia pendidikan untuk peneliti, ditambah dorongan dari dosen saya Pak Junun Sartohadi yang begitu tegas dan selalu memotivasi untuk ayo riset, ayo mencari ilmu seluas-luasnya," ungkap Deasy.
Selain motivasi dari dosen, support system terbaik datang dari keluarga Deasy yang berlatar bidang pendidikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/GURU-BESAR-Potret-Deasy-Arisanty-asal-Gantung-Belitung.jpg)