Rabu, 29 April 2026

Berita Bangka Selatan

Kebakaran Melanda Kawasan Padat Penduduk di Desa Bencah, 13 Petugas Damkar Dikerahkan

Kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman padat penduduk di Desa Bencah, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan.

Tayang:
HO/(Dokumentasi Satpol-PP dan Damkar Kabupaten Bangka Selatan)
KEBAKARAN DI BENCAH – Satu bubung rumah terbakar hebat di Desa Bencah, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (24/4/2025) dini hari. Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. 

AIRGEGAS, BABEL NEWS - Kebakaran hebat melanda kawasan pemukiman padat penduduk di Desa Bencah, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (24/4) dini hari. Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran itu. Pemilik rumah langsung menyelamatkan diri saat atap rumahnya mulai terbakar.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana dan Kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Bangka Selatan, Ardiansyah mengatakan, peristiwa tersebut dilaporkan sekitar pukul 01.34 WIB. Tiga unit armada mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi guna memadamkan si jago merah. Tak hanya itu, 13 orang pemadam kebakaran turut diturunkan agar api dapat dijinakkan. "Kita kerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dan 13 orang petugas," kata Ardiansyah.

Menurutnya, kebakaran pertama kali dilaporkan oleh pemilik rumah yang terjaga dari tidurnya saat rumah mulai terbakar. Mengetahui peristiwa itu, pemilik rumah langsung lari ke luar untuk menyelamatkan diri bersama seluruh anggota keluarganya dan berteriak meminta tolong. Warga yang melihat api mulai membesar langsung bergotong royong melakukan pemadaman dengan alat seadanya.

Hal itu dilakukan agar api tidak semakin membesar dan menjalar ke rumah-rumah lainnya. Sekitar pukul 02.15 WIB petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman api dibantu masyarakat. Tiga unit armada yang dikerahkan akhirnya mampu memadamkan api satu jam setelahnya. Guna mengantisipasi percikan api muncul kembali petugas langsung melakukan pendinginan.

"Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.17 WIB sampai dilakukan pendinginan," jelas Ardiansyah

Gerak cepat petugas lanjut dia, membuat api tidak sempat menjalar ke pemukiman serta rumah warga lainnya. Akan tetapi, sejumlah barang berharga milik korban tidak berhasil diselamatkan. Seperti tiga unit sepeda motor serta barang-barang dagangan milik korban dengan kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Diketahui rumah yang terbakar tersebut juga merupakan toko kelontong.

Hingga kini belum diketahui pasti penyebab kebakaran yang terjadi di Desa Bencah. Diduga kuat kebakaran terjadi lantaran adanya hubungan arus pendek listrik yang menyebabkan korsleting listrik. 

Adanya peristiwa ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada akan kebakaran. "Setidaknya bisa melakukan langkah mitigasi dan segera melapor jika terjadi kebakaran," ucapnya. (u1)

Kerusakan hingga 80 Persen
RUMAH yang juga merupakan toko kelontong di Desa Bencah, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan, ludes dilahap si jago merah, Kamis (24/4) dini hari. Kebakaran ini menghanguskan sebagian besar bangunan rumah dan menyebabkan atap bangunan roboh dan mengalami kerusakan cukup parah. Beruntungnya seluruh penghuni rumah selamat dari insiden kebakaran tersebut.

Kepala Desa Bencah, Heri Purnomo mengatakan kebakaran di kawasan pemukiman padat penduduk itu terjadi sekitar pukul 01.34 WIB. Warga yang mengetahui kebakaran tersebut langsung melapor ke petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangka Selatan untuk segera dilakukan pemadaman. Satu keluarga yang rumahnya terbakar berhasil menyelamatkan diri saat peristiwa itu berlangsung.

"Alhamdulillah, empat orang yang merupakan satu keluarga semuanya selamat," kata Heri Purnomo, Kamis (24/4).

Heri Purnomo membeberkan proses pemadaman api membutuhkan waktu kurang lebih satu jam lamanya. Pemadaman turut dibantu warga setempat guna mengantisipasi api merembet ke rumah warga lainnya. Usai api berhasil dipadamkan dan dilakukan pendinginan, terdapat beberapa bagian bangunan rumah yang mengalami kerusakan.

Mayoritas bangunan utama terdampak kebakaran. Kerusakan paling parah terjadi pada bagian depan, ruang tamu rumah serta bagian ruang keluarga yang terbakar. Begitu pula kerusakan cukup signifikan karena atap turut rusak. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya tiga unit sepeda motor turut terbakar. Ditaksir kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

"Rumah bagian depan dan tengah habis terbakar. Kurang lebih kerusakan rumah mencapai 80 persen," ucap Heri Purnomo.

Adanya peristiwa tersebut warga diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Apalagi di tengah cuaca ekstrem, karena kelalaian kecil dapat menjadi pemicu bencana serupa. "Saat ini sudah diajukan bantuan untuk korban kebakaran ke Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan," ujarnya. (u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved