Minggu, 19 April 2026

Berita Pangkalpinang

Pemprov Babel Komitmen Tuntaskan Penyelundupan Timah, Gubernur: Butuh Kolaborasi

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani memastikan, akan melakukan upaya pencegahan terkait dengan penyelundupan timah.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).
Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani memastikan, akan melakukan upaya pencegahan terkait dengan penyelundupan timah. Namun, dirinya menegaskan, perlunya dukungan seluruh pihak termasuk aparat kepolisian demi menutup seluruh alur yang digunakan untuk menyelundupkan timah.

"Kita fair kita juga perlu pasukan khusus, kita juga perlu anggaran. Bagaimana mau menangkap penyelundupan kalau tidak punya pasukan, seperti kapal dan anggaran kita dikit sekali. Tapi tetap komitmen untuk tuntas diselesaikan, tapi semuanya perlu proses," ujar Hidayat Arsani, Selasa (6/5).

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Polda Bangka Belitung, guna mengatasi sejumlah permasalahan yang ada di Provinsi Bangka Belitung. "Kita kerja sama untuk menuntaskan semua masalah di Bangka Belitung, tidak ada yang kuat tanpa ada kerja sama. Semua permasalahan di Bangka Belitung, kita pikirkan bersama. Yang bengkok kita luruskan," tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani berkomitmen mengembangkan sektor pertambangan, dengan memberantas penyelundupan timah. Hal ini diungkapkan guna mendongkrak perekonomian Provinsi Bangka Belitung, yang diketahui sektor pertambangan menjadi salah satu pondasi perekonomian.

"Penyelundupan di Bangka Belitung, akan saya bersihkan karena ini merugikan negara dan rakyat. Hal ini harus dituntaskan, karena ini juga termasuk Instruksi Presiden," ujar Hidayat Arsani.

Hidayat Arsani juga memastikan pihaknya akan berkolaborasi dengan sejumlah pihak, termasuk Polda Bangka Belitung dalam menertibkan pertambangan di Negeri Serumpun Sebalai. "Tambang ilegal memang benang kusut sekarang kita akan benahi, nanti akan mendapatkan izin dari Kementerian ESDM akan diatur dalam wilayah pertambangan rakyat (WPR)," jelasnya.

Pihaknya juga menyinggung terkait kasus korupsi kasus timah yang menyebabkan kerugian negara hingga Rp300 triliun. "Ada permasalahan Rp300 triliun ini akan saya tuntaskan dan sudah ada di pengadilan, kita akan tunggu keputusan pengadilan sampai final," ungkapnya. (riz)

Kapolda Siap Dukung Kebijakan Pemda
KAPOLDA Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Hendro Pandowo bersama pejabat utamanya berkunjung ke Kantor Gubernur Babel, Senin (5/5) siang. Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi dan bertemu dengan Gubernur Babel Hidayat Arsani, setelah dilantik pada pertengahan April 2025.

Hendro Pandowo mengatakan, kunjungan ini sebagai bentuk menjalin silaturahmi antara Kepolisian dengan Pemerintah Daerah Babel. "Hari ini kita silaturahmi. Pertama, setelah dilantik kemarin, saya dan PJU langsung menyampaikan ucapan selamat kepada beliau sebagai kepala daerah," ungkap Hendro Pandowo.

Dirinya juga menyampaikan dukungan terkait kebijakan yang akan dilakukan oleh Gubernur Babel, terutama dalam membangun Provinsi Babel lebih baik lagi. "Tentunya, sebagai kapolda saya dan jajaran mendukung kebijakan gubernur untuk melakukan pembangunan di Babel dengan menjaga kondusifitas situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," ucapnya.

Selama pertemuan banyak pembahasan yang disampaikan kapolda dan gubernur, tujuannya supaya Babel aman dan kondusif. (v1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved