Jumat, 5 Juni 2026

Berita Bangka Selatan

Program Beasiswa SDM Sawit 2026 Sediakan 5.000 Kuota Nasional

Program beasiswa yang didanai pemerintah pusat ini menyediakan kuota nasional hingga 5.000 orang.

Tayang:
Editor: suhendri
Bangka Pos/Cepi Marlianto
Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Bangka Selatan, Risvandika. 

TOBOALI, BABEL NEWS - Anak-anak petani kelapa sawit di Indonesia, tak terkecuali Kabupaten Bangka Selatan, berkesempatan menempuh pendidikan tinggi secara gratis melalui program Beasiswa SDM Sawit 2026. 

Program beasiswa yang didanai pemerintah pusat ini menyediakan kuota nasional hingga 5.000 orang.

Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi https://sdmperkebunan.bpdp.or.id/.

“Untuk beasiswa SDM Sawit 2026 ini kuota secara nasional ada 5.000 orang,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangka Selatan Risvandika kepada Bangka Pos, Jumat (5/6/2026).

“Pendaftaran sudah dibuka dari tanggal 3 sampai 20 Juni 2026 dan saat ini masih tersisa sekitar 15 hari lagi,” ujar Risvandika.

Dia menambahkan, persyaratan umum bagi peserta program beasiswa tersebut adalah lulusan SMA atau SMK sederajat, sementara ketentuan lainnya mengikuti persyaratan yang ditetapkan panitia. 

Risvandika menyebut, jumlah penerima beasiswa SDM Sawit dari Bangka Selatan akan disesuaikan dengan hasil seleksi nasional dan jumlah usulan yang masuk dari daerah.

Karena itu, masyarakat yang memenuhi syarat didorong untuk segera mendaftar.

Risvandika menyebutkan, jumlah penerima dari Kabupaten Bangka Selatan tidak ditetapkan secara khusus sejak awal.

Kuota daerah ditentukan berdasarkan hasil seleksi yang dilakukan panitia serta ketersediaan kuota nasional. 

“Makin banyak peserta yang memenuhi persyaratan dan lolos seleksi, makin besar peluang Bangka Selatan memperoleh jumlah penerima yang lebih banyak,” ujar Risvandika.

Pengembangan SDM

Risvandika menjelaskan, program Beasiswa SDM Sawit merupakan upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM) di sektor perkebunan kelapa sawit yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian. 

Tujuannya untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja dan pelaku usaha di sektor perkebunan sawit.

Melalui program tersebut, peserta dapat menempuh pendidikan tinggi pada perguruan tinggi yang telah ditetapkan pemerintah.

Risvandika mengatakan, program Beasiswa SDM Sawit tidak hanya menyasar petani dan keluarga petani kelapa sawit.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved