Berita Bangka Selatan
Polres Bangka Selatan Gencar Cegah Kecelakaan Lalu Lintas
Kepolisian Resor Bangka Selatan terus berupaya meminimalisir kasus kecelakaan lalu lintas di daerah itu.
TOBOALI, BABEL NEWS - Kepolisian Resor Bangka Selatan terus berupaya meminimalisir kasus kecelakaan lalu lintas di daerah itu. Sejumlah upaya mitigasi kembali dilakukan, termasuk dengan pelaksanaan survei jalan. Melalui survei ditargetkan terdapat solusi konkret untuk mengurangi tingkat kecelakaan dan fatalitas korban kecelakaan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bangka Selatan, Iptu Eko Budiatno mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya bersama sejumlah stakeholder terkait akan melakukan survei jalan di beberapa titik lokasi. Kegiatan tersebut turut melibatkan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan melalui Dinas Perhubungan serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
"Survei jalan merupakan upaya Polres Bangka Selatan menekan kecelakaan lalu lintas. Kita terus melakukan koordinasi dengan dinas terkait," kata Eko Budiatno, Senin (12/5).
Menurutnya, survei jalan bertujuan untuk mengidentifikasi dan menginventarisasi permasalahan di area rawan macet dan rawan kecelakaan lalu lintas. Terutama mengidentifikasi potensi bahaya, seperti jalan yang licin atau rusak. Sehingga dapat diambil tindakan untuk mencegah kecelakaan.
Diakuinya, hampir sebagian besar jalan di Kabupaten Bangka Selatan dalam kondisi bagus, akan tetapi ruas jalannya cukup sempit. "Khususnya di wilayah Rias. Di sana jarang ada rambu-rambu lalu lintas," papar Eko Budiatno.
Ia menjelaskan, ruas jalan yang sempit memiliki potensi peningkatan risiko kecelakaan, kesulitan manuver dan terbatasnya ruang gerak bagi pengguna jalan. Oleh karenanya, melalui survei nantinya akan ada upaya tindak lanjut dalam meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Pihaknya juga telah memasang delapan rambu-rambu lalu lintas di empat lokasi rawan kecelakaan berdasarkan hasil evaluasi kepolisian. Adapun delapan unit rambu-rambu lalu lintas yang dipasang yakni di Jalan Raya Rias-Limus, Desa Rias di dua titik rawan kecelakaan. Masing-masing empat rambu peringatan tikungan tajam ke kanan dan ke kiri. Lalu, Jalan Raya Limus-Serdang Dusun Limus, Desa Serdang dengan satu titik rawan. Pemasangan dilakukan sebanyak dua rambu peringatan tikungan.
"Terakhir di Jalan AMD Kelurahan Teladan dengan satu titik lokasi rawan dipasang dua rambu-rambu peringatan yang sama," ucapnya.
Eko Budiatno tak menampik keberadaan rambu-rambu lalu lintas di Kabupaten Bangka Selatan masih sangat kurang dipasang di lokasi-lokasi rawan kecelakaan. Pengendara yang tidak mengetahui medan dan kondisi jalan akan kesulitan jika tidak ada rambu-rambu lalu lintas.
Diharapkan nantinya terdapat penambahan pemasangan rambu-rambu lalu lintas di sejumlah titik lokasi lainnya. "Memang untuk Kabupaten Bangka Selatan masih kurang untuk rambu-rambu lalu lintas," pungkas Eko Budiatno. (u1)
| Dorong Layanan Terpadu hingga Desa, Pemkab Bangka Selatan Maksimalkan 122 Posyandu |
|
|---|
| Hari Keempat Pencarian Warga Hilang di Sungai Nyireh, Tim SAR Andalkan Alat Khusus CAPE |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Perkuat Peran Posbankum |
|
|---|
| Hadapi Penilaian Adipura 2026, Bangka Selatan Perkuat Sinergi Lintas OPD dalam Pengelolaan Sampah |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Usulkan Sumur Bor ke Kementan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250227-Kepala-Satuan-Lalu-Lintas-Polres-Bangka-Selatan-Eko-Budiatno.jpg)