Berita Bangka Selatan
99,95 Persen Warga Basel Manfaatkan Berobat Gratis Pakai KTP, Agus: Seluruh Lapisan Terlayani
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus mengoptimalkan program berobat menggunakan Kartu Tanda Penduduk atau KTP bagi masyarakat di daerah itu.
TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus mengoptimalkan program berobat menggunakan Kartu Tanda Penduduk atau KTP bagi masyarakat di daerah itu. Sosialisasi hingga edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat turut dilakukan agar jangkauan program semakin luas. Sepanjang tahun 2024 sebesar 99,95 persen masyarakat Kabupaten Bangka Selatan telah memanfaatkan program tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Kabupaten Bangka Selatan, dr Agus Pranawa mengatakan program berobat gratis menggunakan KTP telah dijalankan pemerintah setempat sejak tahun 2022. Program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid dan Debby Vita Dewi diklaim telah berdampak bagi masyarakat secara luas. Sepanjang tahun 2024 cakupan berobat gratis menggunakan KTP bagi masyarakat hampir mencapai 100 persen dari total populasi penduduk.
"Sepanjang tahun 2024 program berobat gratis menggunakan KTP terdata digunakan sebanyak 215.972 jiwa penduduk di Kabupaten Bangka Selatan," kata Agus Pranawa, Senin (26/5).
Agus Pranawa merinci 215.972 jiwa penduduk yang menggunakan program berobat gratis terbagi ke dalam dua kategori. Paling banyak dimanfaatkan masyarakat untuk pelayanan medis rawat jalan sebanyak 207.481 orang atau sebesar 96,06 persen. Sisanya dengan persentase 3,94 persen atau 8.491 jiwa digunakan bagi program rawat inap.
Angka tersebut sangat optimal dari total populasi penduduk di Kabupaten Bangka Selatan yang mencapai 216.079 jiwa berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Artinya cakupan program kesehatan ini telah dimanfaatkan hampir seluruh masyarakat masyarakat Kabupaten Bangka Selatan di setiap kecamatan, desa maupun kelurahan. Dengan anggaran digelontorkan untuk program berobat gratis menggunakan KTP senilai Rp36 miliar bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2024.
"Rata-rata hampir seluruh lapisan masyarakat terlayani. Dari bayi baru lahir sampai usia lanjut semuanya terdata memanfaatkan layanan berobat gratis menggunakan KTP," jelas Agus Pranawa.
Menurutnya, program berobat gratis sebagai upaya pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan secara maksimal di tempat pelayanan kesehatan. Masyarakat yang hendak menggunakan program ini cukup membawa KTP dan kartu keluarga untuk berobat di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) seperti puskesmas. Khusus di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Junjung Besaoh maupun RSUD Kriopanting dapat dinikmati oleh masyarakat apabila telah mengantongi surat rujukan.
Meski demikian ada juga toleransi yang memang bersifat darurat, sehingga masyarakat langsung bisa menikmati layanan di rumah sakit. Apabila membutuhkan pelayanan kesehatan lebih intensif, nantinya akan dilakukan rujukan di beberapa rumah sakit besar lainnya. Fasilitas ini bisa digunakan untuk berobat di dalam hingga di luar Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
"Pelayanan berobat gratis ini diberikan kepada seluruh masyarakat. Baik yang memang belum ataupun sudah memiliki Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS-Red) kesehatan," jelasnya.
Agus Pranawa menambahkan, namun masih banyak masyarakat, terutama di pelosok desa yang belum mengetahui adanya program berobat gratis dari pemerintah. Untuk mengoptimalkan program tersebut agar berjalan maksimal, pihaknya terus menggencarkan sosialisasi. Sehingga tidak ada lagi masyarakat yang membutuhkan pengobatan namun terkendala biaya.
"Lewat program berobat gratis menggunakan KTP ini kami juga turut memberikan pelayanan secara preventif dan promotif. Jadi tidak hanya pengobatan, karena lebih baik mencegah daripada mengobati," pungkas Agus Pranawa. (u1)
| Dorong Layanan Terpadu hingga Desa, Pemkab Bangka Selatan Maksimalkan 122 Posyandu |
|
|---|
| Hari Keempat Pencarian Warga Hilang di Sungai Nyireh, Tim SAR Andalkan Alat Khusus CAPE |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Perkuat Peran Posbankum |
|
|---|
| Hadapi Penilaian Adipura 2026, Bangka Selatan Perkuat Sinergi Lintas OPD dalam Pengelolaan Sampah |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Usulkan Sumur Bor ke Kementan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250524-dr-Agus-Pranawa.jpg)