Jumat, 5 Juni 2026

Berita Bangka Selatan

Pemkab Bangka Selatan Gencarkan Pemeriksaan Kesehatan Hewan

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mulai melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban di daerah itu.

Tayang:
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
PEMERIKSAAN KESEHATAN HEWAN -- Sejumlah petugas kesehatan hewan dari Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Bangka Selatan ketika melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban milik peternak di Toboali, Rabu (21/5/2025). Pemeriksaan dilakukan guna memastikan hewan tersebut sesuai syariat untuk dikurbankan dan layak konsumsi. 

TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mulai melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban di daerah itu. Pemeriksaan dilakukan guna menjamin calon hewan kurban memenuhi syarat untuk dikurbankan dan layak konsumsi. Hasilnya seluruh hewan yang diperiksa dalam kondisi sehat dan dinyatakan aman untuk dijadikan hewan kurban.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Bangka Selatan, Nurudin menyebut mulai hari ini pihaknya telah melaksanakan pemantauan terhadap hewan kurban milik peternak maupun pedagang. Tidak hanya itu, pemeriksaan kesehatan turut dilakukan di tempat-tempat penampungan dan pemotongan hewan kurban. Langkah ini guna memastikan masyarakat aman dalam membeli hewan kurban pada pedagang maupun peternak.

"Pengecekan kesehatan kita lakukan untuk memastikan bahwa hewan yang akan dikurbankan oleh masyarakat sesuai syariat serta layak dikonsumsi," kata Nurudin, Rabu (21/5).

Menurutnya, pemeriksaan akan dilakukan secara ante mortem dan post mortem. Pengecekan hewan kurban secara ante mortem mencakup usia hewan kurban, kesehatan gigi dan pengecekan penyakit mulut dan kuku (PMK), flu, antraks dan penyakit lainnya. Kemudian juga pemeriksaan tanda-tanda penyakit ataupun cacat fisik yang dapat mempengaruhi kualitas kurban. Terakhir turut dilakukan pengecekan nafsu makan dan minum dari hewan kurban.

Fungsi fisik dinilai sangat penting guna menentukan hewan tersebut dalam sehat atau tidak serta layak dikonsumsi. Sementara pemeriksaan post mortem baru akan dilakukan ketika hewan kurban disembelih. Pemeriksaan meliputi inspeksi organ dalam hewan untuk melihat apakah ada kelainan pada karkas dan jeroan serta meneguhkan pemeriksaan ante mortem. Sekaligus memastikan kesehatan dan kualitas daging yang aman dikonsumsi.

"Pemerintah sebagai pelayan masyarakat untuk memastikan hewan kurban yang beredar aman, sehat dan layak dikonsumsi," jelas Nurudin.

Nurudin mengakui, seluruh hewan kurban yang ada di Kabupaten Bangka Selatan dipastikan dalam kondisi sehat. Pihaknya belum menemukan dan menerima laporan ada hewan kurban terindikasi penyakit bersifat zoonosis. 

Dirinya berharap hewan ternak yang akan dikurbankan dalam kondisi sehat. Walaupun setiap minggunya terdapat hewan-hewan ternak yang datang dari luar daerah. "Peternak dan pedagang agar menjaga kebersihan kandang. Jika ada menemukan tanda-tanda hewan ternak kurang sehat dan terindikasi terkena penyakit silakan segera hubungi petugas kami di setiap kecamatan," pungkas Nurudin(u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved