Berita Bangka Selatan
Pemkab Bangka Selatan Fokus Pertumbuhan Ekonomi Pascatambang
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan kini mulai berfokus pada pertumbuhan ekonomi pascatambang timah.
TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan kini mulai berfokus pada pertumbuhan ekonomi pascatambang timah. Terdapat beberapa strategi utama yang telah diterapkan sejak lima tahun terakhir. Mulai dari pengalihan dari sektor tambang ke perkebunan maupun pertanian serta sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid mengatakan, saat ini pemerintah setempat tengah melakukan upaya percepatan transformasi ekonomi. Langkah tersebut dinilai penting dilakukan untuk mewujudkan ketahanan pangan hingga melepas ketergantungan masyarakat pada sektor pertambangan timah.
Pasalnya, masih banyak potensi dapat dikembangkan guna mendukung transformasi ekonomi di daerah. "Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan kini fokus pertumbuhan ekonomi pascatambang," ujar Riza Herdavid, Sabtu (28/6).
Menurutnya, transformasi ekonomi pascatambang merupakan upaya untuk mengubah struktur ekonomi daerah. Semula bergantung pada sektor pertambangan, bisa menjadi lebih beragam dan berkelanjutan setelah kegiatan tambang berhenti atau berkurang.
Riza Herdavid menyebut guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi pascatambang membutuhkan perencanaan yang matang serta partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan. "Karena sektor tambang timah ini lama-lama akan habis. Maka dari kami mencoba mempercepat transformasi ekonomi masyarakat ke sektor-sektor lainnya," jelas Riza Herdavid.
Diakuinya, terdapat beberapa program yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam mendorong transformasi ekonomi di daerah. Misalnya lewat suntikan modal bagi pelaku UMKM ataupun bantuan produktif untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan. Bantuan tersebut dinilai lebih tepat karena dapat menggerakkan perekonomian masyarakat, dibandingkan bantuan yang bersifat konsumtif.
Lalu, pembangunan kota terus dioptimalkan guna menggeliatkan sektor pariwisata di dalam daerah. Sementara guna merangsang pertumbuhan ekonomi pada tingkat desa, pemerintah setempat telah menggelontorkan bantuan bibit kelapa sawit untuk setiap desa.
"Karena pembangunan desa dan kota beda konsep. Kota lewat UMKM dan desa perkebunan, namun tetap berkeadilan. Untuk penganggaran dana, justru desa lebih banyak," katanya.
Namun, Riza Herdavid tetap memperbolehkan masyarakat untuk tetap melakukan aktivitas pertambangan bijih timah selama prosesnya dilakukan secara legal. Sembari menunggu masyarakat dapat bertransformasi dari ketergantungan sektor tambang ke sektor lainnya.
"Agar roda perekonomian bisa jalan pertambangan tetap kami perbolehkan. Asalkan sesuai regulasi dan aturan," pungkas Riza Herdavid. (u1)
| Hadapi Penilaian Adipura 2026, Bangka Selatan Perkuat Sinergi Lintas OPD dalam Pengelolaan Sampah |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Usulkan Sumur Bor ke Kementan |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Perkuat Layanan Kesehatan Jiwa, ODGJ Berat Dapat Perhatian Khusus |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Gandeng BPKP Dongkrak PAD |
|
|---|
| Petani Mulai Manfaatkan Tiga Drone, Pemkab Basel Salurkan Pengelolaan Melalui Brigade Pangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250603-Bupati-Bangka-Selatan-Riza-Herdavid-1.jpg)