Senin, 8 Juni 2026

Berita Pangkalpinang

Bangka Belitung Siapkan Tiga Alternatif Lokasi Rumah Sakit Jantung dan Stroke

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyiapkan tiga alternatif lokasi untuk pembangunan Rumah Sakit Jantung dan Stroke.

Tayang:
Editor: suhendri
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dr Andri Nurtito. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyiapkan tiga alternatif lokasi untuk pembangunan Rumah Sakit Jantung dan Stroke.

Selain untuk meningkatkan sektor kesehatan, pembangunan Rumah Sakit Jantung dan Stroke dinilai akan memberikan dampak berganda, salah satunya menyerap tenaga kerja.

"Rencana ada tiga alternatif yakni di dekat Bandara Depati Amir, lalu arah tempat pembuangan akhir, dan di GOR Sahabudin. Kita masih menunggu arahan gubernur, tetapi kemungkinan di dekat GOR yang lebih layak," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Babel, Andri Nurtito, Selasa (5/8/2025).

Andri menambahkan, Pemprov Babel sudah mengajukan anggaran untuk melakukan studi kelayakan (feasibility study) pembangunan Rumah Sakit Jantung dan Stroke.

Selain itu, pemprov juga akan mengupayakan anggaran dari pusat untuk membantu pembangunan rumah sakit tersebut. 

"Untuk sementara masih dihitung. Seandai hasil dari feasibility study ini layak, maka akan diteruskan dengan pembuatan master plan dan DED-nya, dari sini baru ketahuan kira-kira biayanya berapa," ujar Andri. 

Lebih lanjut, dia menyebutkan, Rumah Sakit Jantung dan Stroke nanti akan dilengkapi fasilitas yang memadai untuk melayani masyarakat, khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

"Jadi tipenya itu bukan A,B atau C, jadi sekarang ini akreditasi dasar, madya, utama, dan paripurna. Kalau kita minimal ada di tingkat madya," tutur Andri.

"Tentunya kehadiran rumah sakit ini penting karena mendekatkan akses kepada masyarakat sehingga pelayanan lebih cepat dan bermutu," katanya.

Perkiraan Rp50 miliar

Sebelumnya diberitakan, Gubernur Babel Hidayat Arsani mengatakan, Rumah Sakit Jantung dan Stroke rencananya akan dibangun di kawasan kompleks perkantoran Pemprov Babel, tepatnya di sekitar GOR Sahabudin.

"Provinsi Bangka Belitung diwajibkan punya Rumah Sakit Jantung dan Stroke karena ini untuk keselamatan masyarakat Bangka Belitung," kata Hidayat, Selasa (29/7/2025).

"Target diharapkan tahun depan sudah dibangun, semoga anggaran belanja tambahan ini goal, perkiraan sekitar Rp50 miliar itu cukup, kita bangun ini kepentingan rakyat dan kita amanah. Kami juga memohon doa dan restu dari masyarakat Bangka Belitung," tuturnya.

Hidayat menyebutkan, lokasi pembangunan Rumah Sakit Jantung dan Stroke tidak boleh jauh dari bandara.

“Ini berdiri sendiri bukan pengembangan dan tidak boleh jauh dari bandara,” ucapnya.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved