Jumat, 8 Mei 2026

Berita Bangka Barat

Kejar Potensi PAD di Kabupaten Bangka Barat, Markus Minta OPD Dukung Kerja Bupati

Markus meminta semua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan kerjanya dapat mendukung program kerja kepala daerah.

Tayang:
Bangkapos.com/Riki Pratama
Bupati Bangka Barat, Markus. 

MENTOK, BABEL NEWS - Bupati Bangka Barat, Markus meminta semua organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan kerjanya dapat mendukung program kerja kepala daerah. Terutama untuk mendukung visi-misinya selama menjabat Bupati Bangka Barat periode 2025-2030. 

"Semua OPD jadi perhatian, khususnya karena sama-sama mendukung kerja bupati," kata Markus, Selasa (5/7).

Ia menjelaskan, sejumlah kepala OPD dan pegawai yang dirotasi nantinya, diharapkan mampu menjalankan sejumlah program kerja Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat. "Ya mereka bisa tahu visi dan misi mempelajari itu dan mereka bisa mengikuti kebijakan mensukseskan visi misi itu. Sehingga Bangka Barat semakin baik," harapnya.

Markus bahkan telah berdiskusi dengan sejumlah kepala OPD dan Forkopimda Bangka Barat, untuk membahas potensi pendapatan asli daerah (PAD) Bangka Barat. Hal itu mulai dari kawasan industri Pelabuhan Tanjung Ular yang berada di Desa Air Putih, Kecamatan Mentok.

Menurutnya, pelabuhan yang pernah diresmikan Presiden ke-7 RI Joko Widodo ini, harus segera aktif untuk dapat meningkatkan perekonomian di Bangka Barat. "Pemerintah Bangka Barat tinggal menunggu persetujuan dari pihak kompeten, untuk membuat BUMD, yang bergerak di bidang pelabuhan dan air,"kata Markus.

Menurut Markus, Pelabuhan Tanjung Ular menjadi potensi besar yang sangat signifikan bila dikelola dengan baik oleh BUMD nantinya. "Intinya ada berbagai sektor yang bisa meningkatkan PAD, salah satunya melalui pajak bumi dan bangunan. Ini menjadi fokus Pemerintah Bangka Barat, semoga proses ini dapat berjalan dengan baik," ujarnya.

Dirinya ingin mempercepat pembangunan kawasan Tanjung Ular, dengan mengajukan perubahan status lahan ke pemerintah pusat. "Tantangan kita salah satunya masalah lahan, makanya kita akan mengkaji lahan kawasan Tanjung Ular," jelasnya.

Pihaknya bakal mengajukan ke pusat, terkait perubahan status untuk diberikan kepada Pemkab Bangka Barat. Sehingga dapat dimanfaatkan sebagai kawasan industri nantinya.

Diakui Markus, pembangunan kawasan industri akan banyak mendatangkan investor, yang akan menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat di wilayahnya. "Banyak investor yang telah melirik, seperti investor daerah Morowali, ada perusahaan industri, dan juga dari Bangka Barat. Selain itu kita akan membuka kawasan industri di kecamatan lain lagi. Kita tidak mungkin mengandalkan satu daerah saja, kita harus mencari solusi lain juga," katanya.

Sementara, untuk pengembangan di Pelabuhan Mentok, Kecamatan Mentok, dikatakan Markus, bakal dijadikan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) nantinya. Diketahui, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat memang berencana mengaktifkan kembali Pelabuhan Mentok sebagai Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) guna menghidupkan perekonomian dan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Sebelumnya, Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, telah mengunjungi Pelabuhan Mentok, pada Selasa (22/7). Yus Derahman melihat aktivitas Pelabuhan Mentok dan kendala yang terjadi di pelabuhan, seperti pendangkalan akibat banyaknya lumpur di sekitar pelabuhan, fasilitas pelabuhan dan persoalan lainnya. 

"Jadi tadi ke Pelabuhan Mentok, melihat kondisinya. Pelabuhan itu nanti untuk tempat Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI)," kata Yus Derahman.

Ia menyebutkan, sudah dilakukan kerja sama atau MoU dengan PT Pelindo terkait pemanfaatan Pelabuhan Mentok. Agar nantinya pelabuhan kembali berfungsi secara maksimal sehingga menambah pendapatan asli daerah (PAD).

"Kita sudah MoU melalui surat perjanjian, untuk langkah selanjutnya banyak direncanakan ke depan. Tinggal bagaimana koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, terutama untuk mengatasi keluar masuk kapal, karena pelabuhan yang dangkal. Apa nanti, dilakukan penggalian," katanya. (riu)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved