Sabtu, 11 April 2026

Upaya Pemulihan Kelistrikan Aceh Pascabencana Terus Dipercepat

Upaya pemulihan kelistrikan Aceh pascabencana banjir bandang dan longsor terus dipercepat melalui kolaborasi lintas sektor.

Editor: suhendri
Istimewa/ PLN
DISTRIBUSI MATERIAL TOWER - Petugas PLN bersama personel TNI melakukan pendistribusian material tower, genset, dan bantuan di wilayah Bireuen, Aceh, menggunakan helikopter, Minggu (30/11/2025). 

ACEH, BABEL NEWS — Upaya pemulihan kelistrikan Aceh pascabencana banjir bandang dan longsor terus dipercepat melalui kolaborasi lintas sektor.

Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Aceh, TNI, Polri, dan PLN bergerak bersama memastikan penanganan darurat berjalan efektif agar layanan kelistrikan untuk masyarakat terdampak bencana dapat segera pulih.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan, PLN terus mengerahkan sumber daya dan personel terbaik dari unit-unit se-Indonesia untuk memulihkan jaringan listrik di wilayah terdampak.

Dirinya juga terus berkolaborasi dengan seluruh pihak untuk mendorong percepatan recovery kelistrikan pascabencana di Aceh.

“Kami mendapat arahan dari Bapak Presiden bahwa seluruh kekuatan PLN harus dikerahkan untuk membantu pemulihan bencana, baik banjir bandang maupun tanah longsor yang terjadi di Aceh. Untuk itu, sesuai arahan Bapak Presiden, kami semua berkolaborasi,” kata Darmawan dalam rilis yang diterima Bangka Pos, Senin (1/12/2025).

Dalam proses pemulihan tersebut, PLN terus berkolaborasi dengan Pemprov Aceh, Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda, Pangkalan TNI Angkatan Udara (AU) Sultan Iskandar Muda, Kepolisian Daerah (Polda) Aceh, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh di bawah arahan pemerintah pusat.

Salah satu langkah krusial adalah pengiriman unit-unit tower emergency dari Jakarta menuju Banda Aceh menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU.

Selain itu, beberapa unit juga diangkut melalui jalur darat dan laut dengan dukungan TNI Angkatan Darat (AD) dan jajaran Kepolisian.

Darmawan memberikan apresiasi kepada Polri yang membantu memastikan kelancaran komunikasi di tengah kondisi jaringan terputus.

Dari sisi logistik, TNI AD memfasilitasi pengiriman material menggunakan truk dan membuka akses menuju wilayah terdampak yang masih hampir mustahil untuk dilewati.

Bahkan, helikopter dikerahkan untuk mengangkut material tower ke titik-titik yang tidak mungkin dicapai melalui jalur darat.

"Kami harus menggunakan helikopter untuk membawa material ke lokasi. Ada helipad yang perlu dibuka, dan di sana pasukan dari TNI dan kepolisian ikut membantu. Kekompakan ini menjadi kekuatan besar dalam percepatan pemulihan," tutur Darmawan.

Tidak hanya pemulihan infrastruktur, dukungan kemanusiaan juga digalang. Posko, dapur umum, serta fasilitas pendukung lain dibangun bersama sebagai bentuk solidaritas antarinstansi.

"Seluruh komponen kekuatan Indonesia bergerak bersama. Dengan semangat perjuangan dari tim PLN, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta masyarakat, kami merasakan kekompakan luar biasa. Semoga Allah Swt memudahkan segala ikhtiar ini sehingga Aceh dapat segera pulih," ujar Darmawan.

Pemulihan Listrik Medesak

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, menekankan distribusi bantuan logistik akan dikerahkan mengingat banyaknya wilayah di Aceh yang masih terisolasi dan sangat membutuhkan pertolongan.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved