Jumat, 10 April 2026

Berita Bangka Selatan

Pemkab Bangka Selatan Segera Realisasikan Pembangunan JUT

Pemkab Bangka Selatan memastikan telah melakukan inventarisasi terhadap permasalahan jalan usaha tani (JUT) dan saluran irigasi di Desa Rias.

Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan dari Fraksi Partai Demokrat, Sandi dan Suwandi didampingi Plt Kepala DPPP, Risvandika meninjau saluran irigasi di Dusun SP A, Desa Rias, Kecamatan Toboali, Senin (21/10/2024). Kunjungan itu menindaklanjuti keluhan petani terkait JUT dan saluran irigasi yang menyebabkan air laut masuk ke areal persawahan. 

TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memastikan telah melakukan inventarisasi terhadap permasalahan jalan usaha tani (JUT) dan saluran irigasi di Desa Rias, Kecamatan Toboali. Di mana pemerintah setempat telah menganggarkan dana guna pembangunan JUT dan perbaikan irigasi sawah di Dusun SP A. Rencananya pembuatan pintu air akan dilakukan sebagai bentuk antisipasi air laut agar tidak masuk ke areal persawahan warga.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Kabupaten Bangka Selatan, Risvandika mengatakan, kawasan areal persawahan di Desa Rias juga masuk ke dalam kewenangan pemerintah pusat melalui balai. Guna menangani permasalahan tersebut pihaknya telah melakukan pengawasan dan menerima semua keluhan masyarakat. Khususnya terkait JUT, perluasan lahan sawah hingga mengantisipasi air laut masuk ke persawahan.

"Jadi kami juga tidak luput melakukan pengawasan dan memfasilitasi keluhan masyarakat. Utamanya JUT, permasalahan lahan dan air laut yang masuk ke sawah," kata Risvandika, Senin (21/10).

Risvandika mengaku, DPPP telah melakukan penganggaran dana untuk menuntaskan permasalahan itu. Akan tetapi, di tengah keterbatasan anggaran dan defisit dialami pemerintah daerah perlunya dukungan semua pihak. Termasuk pula anggota legislatif yang duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Selatan dari sisi penganggaran.

"Pemerintah sudah melakukan inventarisasi dan kita belum tahu berapa jumlah pintu klep dan JUT yang akan dibangun. Tinggal tahapan penganggaran sesuai APBD," jelas Risvandika.

Dirinya tak menampik peningkatan akses jalan pertanian dinilai sangat penting, karena sangat membantu para petani mengangkut hasil panen. Begitu pula ketika hendak melakukan pengolahan lahan menggunakan alat dan mesin pertanian (Alsintan). Dinas tidak mau permasalahan serupa berlarut, sehingga areal persawahan itu dapat segera tertangani sedini mungkin.

"Kolaborasi bersama legislator ini sangat penting untuk mengembangkan sektor pertanian di Desa Rias," sebutnya.

Risvandika berharap besar DPRD dapat mendukung secara penganggaran. Terlebih dalam peningkatan sarana dan prasarana pertanian dalam mendukung produktivitas petani. Dengan begitu target swasembada pangan terkhusus beras dapat terwujud di Kabupaten Bangka Selatan.

"Harapan kita DPRD bisa mendukung penganggaran untuk peningkatan sarana dan prasarana pertanian. Semua untuk menunjang aktivitas persawahan di Desa Rias," ujar Risvandika(u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved