Jumat, 5 Juni 2026

Berita Pangkalpinang

Pemprov Babel Gelar Doa Bersama untuk Mendiang Affan Kurniawan

Affan adalah pengemudi ojek daring di Jakarta yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob saat terjadi aksi demonstrasi di Jakarta.

Tayang:
Editor: suhendri
Bangka Pos/Rizky Irianda Pahlevy
DOA BERSAMA - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar doa bersama atas meninggalnya Affan Kurniawan, di rumah dinas Gubernur Babel, Minggu (31/8/2025) malam. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar doa bersama atas meninggalnya Affan Kurniawan.

Affan adalah pengemudi ojek daring di Jakarta yang tewas dilindas kendaraan taktis Brimob saat terjadi aksi demonstrasi di Jakarta, Kamis (28/8/2025) malam.

Adapun doa bersama untuk Affan digelar di rumah dinas Gubernur Babel, Minggu (31/8/2025) malam.

Acara yang dihadiri forkopimda ini turut diikuti pula oleh sejumlah komunitas ojek online yang berasal dari beberapa daerah, khususnya Kota Pangkalpinang.

Tak hanya doa bersama, ada pula aksi pengumpulan donasi yang terkumpul hingga Rp40 juta.

"Malam ini pemerintah hadir, kita turut berdukacita kepada Affan yang mati syahid. Kejadian itu adalah kehendak Allah, kita panjatkan doa dan salat gaib, semoga beliau di terima di sisi Allah Swt sesuai dengan amal dan perbuatan," kata Gubernur Babel, Hidayat Arsani.

Pihaknya juga mengatakan tidak akan segan memberikan tindakan tegas terhadap aksi anarkis yang bermuatan tindak pidana.

“Saya harap Bangka Belitung yang terkenal dengan adat Melayu jangan coba-coba berbuat anarkis, membakar, merusak fasilitas negara, penjarahan. Bangka Belitung dari jaman dulu terkenal dengan aman, tenteram, dan sejahtera," tutur Hidayat.

Orang nomor satu di Negeri Serumpun Sebalai ini pun mempersilakan masyarakat ataupun mahasiswa untuk melakukan aksi penyampaian aspirasi, namun dengan tertib.

"Ojol sejahtera semua tidak ada masalah, ini adalah musibah. Boleh demo, tetapi dengan tahapan yang sewajarnya. Boleh kami dicaci maki, dimarahi, boleh segalanya, tetapi jangan membakar fasilitas negara," ujar Hidayat.

Sekedar diketahui, Pemerintah Provinsi Babel telah menetapkan status siaga 1 hingga Minggu (7/9) nanti.

Terkait hal ini, Kapolda Babel Irjen (Pol) Hendro Pandowo, berharap kondisi Provinsi Bangka Belitung tetap kondusif.

"Saya bertanggung jawab untuk menjaga kamtibmas di Bangka Belitung, dengan dukungan forkopimda dan masyarakat. Kita bersatu, menjaga agar tertib dan kondusif," kata Hendro.

Sementara itu, dengan adanya rencana demo pada Senin (1/9/2025) di kantor DPRD Provinsi Babel, Polda Babel memastikan akan mengawal aspirasi tersebut.

"Semoga dengan cara yang persuasif, humanis, rekan-rekan silakan menyampaikan aspirasinya,” ujar Hendro.

“Semoga tidak ada gas air mata, water canon, tidak ada pentungan, tetapi kita dengan senyum saja. Namun, kita berpedoman seperti apa yang disampaikan Pak Gubernur," lanjutnya. (riz)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved