Rabu, 29 April 2026

Berita Belitung Timur

Dugaan Perundungan di Belitung Timur, Orang Tua Korban Tetap Minta Keadilan

Suryadi yang didampingi Mulyati sang istri, berharap kasus ini dapat diusut dengan setuntas-tuntasnya.

Tayang:
Editor: suhendri
Pos Belitung/Yunita Karisma Putri
SAMBANGI KEDIAMAN KORBAN - Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten didampingi Ketua DPRD Beltim, Fezzi Uktolseja, Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Provinsi Bangka Belitung, Imelda Handayani, dan sejumlah pimpinan OPD mengunjungi kediaman korban dugaan kasus perundungan di Manggar, Belitung Timur, Selasa (2/9/2025). 

MANGGAR, BABEL NEWS - Kasus dugaan perundungan (bullying) yang menimpa remaja putri berinisial J, seorang siswi SMP di Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Minggu (31/8/2025), mendapatkan perhatian dari berbagai pihak.

Kepolisian Resor Belitung Timur pun langsung melakukan mediasi dengan melibatkan keluarga korban, terduga pelaku, pihak sekolah, Dinas Pendidikan Belitung Timur, dan unit PPA Polres Belitung Timur, Senin (1/9/2025). 

Sementara itu, orang tua korban, yakni Mulyati dan Suryadi, tetap meminta keadilan atas peristiwa yang dialami sang anak.

"Kemarin sudah dilakukan mediasi, kami sudah maafkan, namun kami tetap meminta keadilan seadil-adilnya. Kasihan anak kami trauma," kata Suryadi kepada Pos Belitung, Selasa (2/9/2025).

Suryadi yang didampingi Mulyati sang istri, berharap kasus ini dapat diusut dengan setuntas-tuntasnya.

"Kami berharap dapat keadilan, kasus ini dapat diusut seadil-adilnya. Supaya kasus serupa tidak terjadi lagi terutama di kalangan anak-anak," tuturnya.

Sebelumnya, viral video singkat yang merekam aksi dugaan perundungan (bullying) siswi SMP di Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur (Beltim), Minggu (31/8/2025).

Polisi tengah menangani kasus bullying ini.

Dari rekaman video memperlihatkan seorang anak perempuan berbaju warna hitam melakukan kekerasan fisik kepada anak perempuan lainnya yang berbaju kuning.

Korban dalam video itu hanya diam tanpa perlawanan.

Setelah ditelusuri, korban merupakan siswi salah satu SMP negeri di Manggar yang kini sedang duduk di bangku kelas VII.  Korban berinisial J, berusia 15 tahun.

Adapun terduga pelaku utama adalah teman satu sekolah dengan J. Dalam dugaan perundungan itu, ia dibantu temannya dari sekolah lain.

Pos Belitung berhasil mengonfirmasi bibi korban, Lia Monica.

Dia mengaku kaget melihat perempuan yang dipukuli dalam video tersebut merupakan keponakannya.  

"Kaget kami semuanya, ternyata keponakan saya yang dipukuli di video itu," ujar Lia, Senin (1/9/2025).

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved