Selasa, 14 April 2026

Berita Pangkalpinang

Babel Serap Rp873,9 Miliar Dana KUR, Pertanian Mendominasi, Tembus Rp463 Miliar

3 sektor utama yang paling banyak menyerap KUR adalah sektor pertanian, perdagangan besar dan eceran, serta jasa kemasyarakatan dan perseorangan

Editor: suhendri
Bangka Pos/Sela Agustika
Kepala Bidang Pengembangan Usaha Kecil Dinas Koperasi dan UKM (DKUKM) Provinsi Babel, Muslim El Hakim K. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS  – Penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sepanjang Januari hingga Agustus 2025 mencapai angka signifikan, yakni Rp873,9 miliar. 

Angka ini mencerminkan tingginya antusiasme pelaku usaha kecil terhadap skema pembiayaan berbunga rendah tersebut.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Pengembangan Usaha Kecil Dinas Koperasi dan UKM (DKUKM) Provinsi Babel, Muslim El Hakim Kurniawan, Rabu (3/9/2025).

Muslim menyebutkan tiga sektor utama yang paling banyak menyerap KUR adalah sektor pertanian, perdagangan besar dan eceran, serta jasa kemasyarakatan dan perseorangan.

“Sektor pertanian menyerap dana paling besar, yakni mencapai Rp463 miliar, diikuti perdagangan sebesar Rp241,7 miliar, dan jasa kemasyarakatan serta perorangan sebesar Rp54,3 miliar,” ujar Muslim.

Sementara itu, kata Muslim, sektor industri pengolahan yang digadang-gadang mampu menciptakan banyak lapangan kerja, justru masih mencatat penyerapan yang relatif kecil, yakni hanya sekitar Rp30 miliar atau menempati urutan kelima penyaluran KUR terbesar di Babel sepanjang Januari-Agustus 2025.

Untuk memperluas jangkauan dan pemerataan penyaluran KUR ke pelosok desa, Muslim menyebut, pihaknya telah meluncurkan program “KUR Goes to Desa”.

Program ini bertujuan mengatasi ketimpangan akses pembiayaan antara pelaku usaha di wilayah pedesaan dan perkotaan.

Selain itu, DKUKM Provinsi Babel juga menggandeng kalangan kampus melalui program Gempur (Gerakan Mahasiswa Pendamping KUR) yang melibatkan empat perguruan tinggi di Negeri Serumpun Sebalai.

“Dengan pendekatan ini, kami berharap literasi keuangan di desa meningkat dan sekaligus memperluas jangkauan KUR secara merata,” ujar Muslim.

“KUR adalah solusi legal, aman, dan berbunga rendah. Sinergi multipihak sangat dibutuhkan agar KUR benar-benar menjadi penggerak utama ekonomi kerakyatan di Babel,” tuturnya. (t3)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved