Jumat, 5 Juni 2026

Berita Bangka Selatan

Polisi Siagakan 56 Personel Amankan Sembahyang Rebut

Puluhan personel kepolisian diturunkan guna pengamanan kegiatan Chit Nyet Pan alias ibadah Sembahyang Rebut tahun 2025 di Kabupaten Bangka Selatan.

Tayang:
Dokumentasi Humas Polres Bangka Selatan
LAKUKAN PENGAMANAN - Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Arif Wijayanto ketika melakukan pengecekan pengamanan ibadah Sembahyang Rebut di sejumlah kelenteng di Kota Toboali, Jumat (5/9/2025). Sebanyak 56 orang personel disiagakan di lima rumah ibadah. 

TOBOALI, BABEL NEWS - Puluhan personel kepolisian diturunkan guna pengamanan kegiatan Chit Nyet Pan alias ibadah Sembahyang Rebut tahun 2025 di Kabupaten Bangka Selatan. Pengamanan dilakukan terhadap lima rumah ibadah masyarakat etnis Tionghoa khususnya di wilayah Kota Toboali. 

Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Arif Wijayanto mengatakan, total sebanyak 56 personel kepolisian diturunkan untuk melakukan pengamanan ibadah Sembahyang Rebut. Pengamanan merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan kepolisian sebagai pelayanan kepada masyarakat. Sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman serta situasi kondusif selama pelaksanaan ibadah berlangsung.

"Ritual Sembahyang Rebut merupakan bagian dari tradisi etnis Tionghoa yang sarat dengan nilai budaya," kata Agus Arif Wijayanto, Sabtu (6/8).

Agus Arif Wijayanto mengungkapkan, pengamanan dilakukan di lima rumah ibadah dengan personel kepolisian yang telah disiagakan. Di Kelenteng Dewa Sakti dan Kelenteng Dewi Sinmu dengan masing-masing 10 orang personel. Jumlah tersebut disesuaikan dengan jumlah masyarakat yang antusias datang ke lokasi sembahyang.

Lalu, masing-masing delapan personel disiagakan di Kelenteng Dewa Abadi, Klenteng Fa Kong serta Kelenteng Fut Mu. Adapun ritual keagamaan Sembahyang Rebut selalu digelar setiap bulan 7 Imlek purnama 14 dan purnama 15 sesuai penanggalan Imlek. 

Kegiatan dirayakan langsung oleh masyarakat Tionghoa ini biasanya turut disaksikan oleh kalangan masyarakat umum untuk meriahkan dalam kegiatan Rebut tersebut. "Kegiatan Sembahyang Rebut di wilayah Kota Toboali dilakukan pengecekan langsung," ujar Agus Arif Wijayanto.

Menurutnya, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif selama pelaksanaan membuktikan bahwa kehidupan bertoleransi masih terjaga dengan baik. "Kegiatan pengamanan ini masih berlangsung hingga hari ini dengan 27 orang personel. Karena Kelenteng Dewi Abadi dan Kelenteng Kwan Thie Miau akan melaksanakan sembahyang rebut," ucapnya. (u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved