Berita Bangka Tengah
Bangka Tengah Kembangkan Klaster Budi Daya Ikan Air Tawar
Desa Pinang Sebatang menjadi proyek percontohan pengembangan klaster budi daya ikan berbasis komoditas unggulan secara terintegrasi
SIMPANG KATIS, BABEL NEWS - Desa Pinang Sebatang, Kecamatan Simpang Katis, Kabupaten Bangka Tengah, menjadi proyek percontohan (pilot project) pengembangan klaster budi daya ikan berbasis komoditas unggulan secara terintegrasi dari hulu ke hilir.
Peluncuran Desa Pinang Sebatang sebagai proyek percontohan pengembangan klaster budi daya ikan terintegrasi itu ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Unit Pengolahan Ikan (UPI), panen bersama hasil kaji terap budi daya ikan patin, peninjauan praktik pengolahan dori fillet dan dori fish and chips, serta penebaran benih ikan, Rabu (17/9/2025).
Pengembangan klaster budi daya ikan terintegrasi tersebut merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah memperkuat posisi strategis sebagai sentra perikanan air tawar di Bangka Belitung.
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman mengatakan, upaya pengintegrasian sektor perikanan ikan air tawar ini diharapkan menjadi penopang kebutuhan pangan, sekaligus sumber kesejahteraan masyarakat.
“Kegiatan ini dapat menunjang perekonomian masyarakat serta mendukung program pemerintah, seperti penurunan angka stunting dan penyediaan makanan bergizi gratis, sekaligus menjadi penunjang program pemerintah pusat lainnya,” kata Algafry dalam keterangan resmi yang diterima Bangkapos.com, Jumat (19/9/2025).
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Tengah Imam Soehadi menyebutkan, inovasi tersebut dirancang untuk membangun kawasan klaster perikanan terpadu mulai dari produksi, pemasaran hingga pengolahan.
“Kita meluncurkan proyek percontohan klaster budi daya ikan berbasis komoditas unggulan secara terintegrasi dari hulu ke hilir di Kabupaten Bangka Tengah," ujar Imam.
Dia mengatakan, peluncuran tersebut merupakan bagian dari program Akselerasi Klaster Budi Daya Ikan Unggulan Kesejahteraan Rakyat Terintegrasi (Akurat) yang diinisiasi oleh Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Tengah.
"Kami mengangkat inovasi baru bernama Akurat untuk mendorong terbentuknya klaster perikanan terpadu, khususnya di sektor perikanan budi daya,” kata Imam. (*/w4)
| Jaksa Bekali Ilmu Hukum Siswa SMPN 3 Negeri Satu Atap Lubuk Besar |
|
|---|
| 12 Kasus Kekerasan Anak di Bangka Tengah Sepanjang 2026 |
|
|---|
| Sidang Perkara Penambangan Ilegal di Kawasan Pemda Bangka Tengah, JPU Hadirkan 6 Saksi dan 1 Ahli |
|
|---|
| Pedagang Plastik Terpaksa Sesuaikan Kenaikan Harga |
|
|---|
| Seleksi Paskibraka Bangka Tengah Pakai Sistem CAT |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20250919_klaster-budi-daya-ikan.jpg)